Disbudpar Toba Tinjau The Boat Homestay & Spa Balige, Pastikan Layanan Sesuai dan Tidak Ditemukan Pelanggaran
Balige, mediasergap.com - Menyusul beredarnya keluhan konsumen serta kekecewaan ketidaksesuaian informasi di salah satu aplikasi tentang The Boat Homestay & Spa Balige akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba. Sebastian Hutabarat sebagai pengelola juga memberikan keterangan atas keluhan penginap.
"Sebenarnya memang kelihatan danau, Tapi sedikit terhalang pohon," kata Sebastian,Senin (30/3/2026).
Hal ini disampaikan Sebastian menanggapi keluhan salah satu penginap tentang pemandangan danau. Penginap mengeluh ketidaksesuaian info pemandangan danau dari kamar dimana ia pernah memesan di salah satu aplikasi pemesanan digital .
Sebagai pengelola homestay yang sudah biasa menerima tamu dari nusantara bahkan luar negeri, Sebastian juga memaparkan perlunya calon penginap memahami betul apa itu homestay.
"Tapi konsumen sepertinya perlu dikasih tahu bahwa menginap di homestay tidak sama dengan menginap di hotel yang serba lengkap berharap ada reception dan aneka fasilitas lainnya," katanya menambahkan.
Sebelumnya atas arahan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toba, Tumpal Panjaitan, tim Disbudpar melakukan inspeksi lapangan pada Jumat , 27 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Bilhot Sirait, bersama enam orang staf.
Peninjauan yang dilakukan meliputi pengecekan langsung kondisi fisik penginapan, pengecekan fasilitas kamar dan lingkungan, serta pendalaman informasi terkait keluhan yang beredar di salah satu media. Tim juga melakukan klarifikasi kepada pihak pengelola guna mencocokkan antara pemberitaan yang beredar dengan kondisi nyata di lapangan.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan indikasi penipuan.
Permasalahan yang terjadi dinilai sebagai kesalahpahaman terhadap konsep penginapan yang mengusung suasana alami dan berbeda dari hotel konvensional serta perubahan view akibat vegetasi di sekitar homestay.
Beberapa hal yang sempat dipersoalkan, seperti dugaan bangunan rusak ternyata merupakan bagian dari desain.
Selain itu,kata Pengelola Sebastian Hutabarat bahwa waktu kedatangan tamu di luar jam check-in turut memengaruhi kesiapan pelayanan.
Sebagai pengelola,Sebastian Hutabarat bersama istrinya Imelda Tiurniari br. Napitupulu juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. (Ds)
(Sumber: ©MC Toba)













