Media Sergap -->

Headline

Sipropam Polres Nias Selatan Tingkatkan Pengawas Disiplin Personel di Tempat Hiburan Malam

NIAS SELATAN (Sumut) mediasergap.com Sipropam Polres Nias Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengawasan terhadap kemungkinan adanya personel Polri yang memasuki Tempat Hiburan Malam (THM), Minggu (03/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kasipropam Polres Nias Selatan, Jannes Hutasoit sebagai bagian dari upaya pengawasan internal guna menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme anggota Polri di lingkungan Polres Nias Selatan.

Pelaksanaan pengawasan dilakukan secara humanis dan profesional dengan menyasar sejumlah lokasi hiburan malam di wilayah hukum Polres Nias Selatan. Kegiatan ini bertujuan memastikan personel Polri tetap mematuhi aturan kedinasan serta menjaga citra institusi di tengah masyarakat.

Plt. Kasipropam menegaskan bahwa pengawasan rutin tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kedisiplinan anggota sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik Institusi Kepolisian.

Selain melakukan pengecekan, personel Sipropam juga memberikan imbauan kepada anggota agar senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Nias Selatan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan internal serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang Presisi, disiplin, dan berintegritas. (Rel)

Dua Anak M€ningg∆l Dunia Akibat Tenggelam Dikolam Bekas Korekan di Desa Muliorejo

DELI SERDANG (Sumut) mediasergap.comPersonel Polsek Sunggal bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa tenggelamnya dua anak di kolam genangan bekas korekan yang berada di Dusun IV, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Minggu malam (03/05/2026).

Informasi diterima petugas sekitar pukul 22.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, piket fungsi yang dipimpin Pawas Zulkifli Panjaitan segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati bahwa peristiwa tenggelam tersebut benar terjadi. Dua korban diketahui telah meninggal dunia dan sebelumnya sudah dibawa pihak keluarga serta warga ke rumah duka.

Selanjutnya, personel kepolisian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih rinci.

Salah seorang saksi, Aerlangga menerangkan bahwa sekitar pukul 16.00 WIB dirinya sedang berada di Jalan Pelita I, Desa Muliorejo, ketika melihat sejumlah anak-anak berlari sambil meminta pertolongan karena ada teman mereka yang tenggelam.

Mendengar teriakan tersebut, saksi langsung menuju lokasi kolam bekas korekan. Sesampainya di lokasi, kedua korban diketahui sudah tenggelam di dalam genangan air. Bersama warga sekitar, saksi kemudian berupaya mengevakuasi korban dari dalam kolam sebelum dibawa ke rumah duka.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di area yang berpotensi membahayakan seperti kolam bekas galian maupun genangan air terbuka.

Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat dan Pemerintah setempat agar memperhatikan keamanan lokasi bekas korekan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (J/Simarmata)

Diduga Bebas Beroperasi, Aktivitas Judi Tembak Ikan di Desa Bakaran Batu Tuai Sorotan Warga

Sergai (SUMUT) mediasergap.comAktivitas perjudian meja tembak ikan atau yang dikenal dengan istilah “Kepler” dilaporkan masih bebas beroperasi di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Sei Bamban, Sumatera Utara. Keberadaan praktik perjudian tersebut menuai keresahan masyarakat karena dinilai mulai berdampak terhadap kondisi sosial dan ketertiban lingkungan.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan, lokasi perjudian yang disebut-sebut milik seorang warga berinisial Aseng Kayu itu diduga tetap beroperasi tanpa adanya tindakan tegas dari Aparat terkait. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan keberadaan arena perjudian itu. Mereka menilai aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga dikhawatirkan membawa pengaruh negatif terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.

“Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar aktivitas perjudian ini segera ditertibkan. Warga sudah cukup resah karena dampaknya mulai dirasakan di tengah masyarakat,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.

Masyarakat juga berharap Aparat Penegak Hukum bersama Pemerintah Kecamatan dapat segera turun tangan untuk melakukan penindakan serta pengawasan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Praktik perjudian diketahui berpotensi melanggar hukum serta memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, warga meminta adanya langkah konkret guna mencegah semakin meluasnya aktivitas serupa di wilayah mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian maupun Pemerintah Kecamatan terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut. Warga berharap laporan dan keluhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (Tim)

Warga Desa Meranti Timur Sampaikan Keluhan Peredaran Narkoba Kepada Kapolres Toba

TOBA (Sumut) mediasergap.comUsai mengikuti Perayaan Pesta Paskah se-Rayon Asahan dan Penggalangan Dana Pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja Paroki Paroki St. Pius X Aek Kanopan di Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Toba dan jajaran kepolisian menggelar temu ramah di halaman Kantor Desa, Minggu (3/5/2026).

Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban tersebut, warga menyampaikan keresahan terkait maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dinilai mulai mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut disebut telah berdampak pada meningkatnya kasus pencurian hasil perkebunan warga.

Tokoh masyarakat Desa Meranti Timur, Wasinton Siagian menyampaikan harapan agar persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian.

“Kami berharap ini menjadi atensi Bapak Kapolres. Kami sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di desa kami ini,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Kapolres Toba, Vinsensius Jimmy Parapaga menjelaskan bahwa keterbatasan personel menjadi salah satu tantangan dalam pelayanan keamanan di lapangan. Meski demikian, pihak kepolisian tetap berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Polisi tidak bisa hadir selama 1 x 24 jam di setiap tempat. Namun kami berterima kasih karena masyarakat tetap mendukung tugas-tugas Polri,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat koordinasi melalui simpul-simpul sosial di desa dan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan hotline pengaduan 110 yang dapat diakses selama 24 jam guna melaporkan tindak pidana maupun kejadian darurat lainnya.

“Silakan menghubungi layanan 110 apabila terjadi tindak pidana ataupun peristiwa lain seperti kecelakaan. Namun kami berharap layanan ini digunakan secara bijak dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.

“Agar ini berhasil, kita harus bekerja sama. Jika kita tidak berani melapor, maka kita sendiri yang akan menjadi korban,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan tindak pidana kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda.

Kegiatan temu ramah tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Ds)

Pesta Paskah Rayon dan Penggalangan Dana Pembangunan Gereja St.Markus Adian Baja Berlangsung Khidmat

TOBA (Sumut) mediasergap.comWakil Bupati Kabupaten Toba, Audi Murphy O. Sitorus bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba, Riama Murphy Sitorus menghadiri Perayaan Pesta Paskah se-Rayon Asahan sekaligus Penggalangan Dana Pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja Paroki Paroki St. Pius X Aek Kanopan di Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Minggu (3/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Toba, Vinsensius Jimmy Parapaga bersama istri serta sejumlah pimpinan OPD dan jajaran lainnya. Kehadiran unsur pemerintah dan Forkopimda menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus semangat kebersamaan dalam pembangunan rumah ibadah.

Suasana perayaan berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Selain menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarumat, kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan dana guna mendukung pembangunan gereja demi meningkatkan sarana pelayanan umat.

Dalam sambutannya usai ibadah, Wakil Bupati Toba menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Paskah rayon tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba hadir untuk melayani masyarakat dan siap mendukung berbagai kebutuhan yang bertujuan membangun kesejahteraan bersama.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk melayani masyarakat. Apa yang perlu disampaikan kepada kami, semampu kami tentu akan kami bantu,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Toba untuk berupaya membantu pembangunan gereja sesuai kemampuan daerah. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan spiritual dan kebersamaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, beliau juga mengingatkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai mulai marak di wilayah tersebut. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba demi menjaga generasi muda dan keamanan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba di desa ini. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan penggalangan dana pembangunan gereja yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. (Ds)

Semangat Hardiknas 2026, Kemenag Lebong Perkuat Komitmen Pendidikan Bermutu

LEBONG, mediasergap.comSemangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 menggema di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebong melalui pelaksanaan upacara bendera yang dipusatkan di MAN 2 Lebong, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti jajaran pejabat dan insan pendidikan di lingkungan Kemenag Lebong, mulai dari kepala kantor, kepala madrasah, pengawas, ASN, kepala KUA, hingga para siswa-siswi madrasah se-Kabupaten Lebong.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Lebong H. Arief Azizi, S.Ag., M.H., Kasubbag Tata Usaha H. Darul Maukup, S.Ag., M.H., Kasi Bimas Islam Malvinas RNBS, S.IP., M.Pd., Kasi Pendidikan Islam Aji Agus Salim, M.Pd., Gara Katolik Ag. Agus Budi Santoso, S.Ag., Pengawas Madrasah Ety Suryani, S.Ag., serta para kepala KUA dan kepala madrasah se-Kabupaten Lebong.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang menjadi pengingat pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam memajukan dunia pendidikan nasional.

Suasana upacara tampak semakin semarak dan penuh kebersamaan dengan para peserta yang mengenakan pakaian adat nusantara sesuai pedoman peringatan Hardiknas Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dibacakan oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebong H. Darul Maukup, S.Ag., M.H., mewakili Kepala Kantor Kemenag Lebong selaku inspektur upacara.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan dan meneguhkan kembali semangat memajukan pendidikan nasional.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional,” kutip Darul saat membacakan sambutan Menteri.

Pidato tersebut juga menekankan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, serta bertujuan mengembangkan seluruh potensi peserta didik.

Selain itu, disampaikan pula bahwa kualitas pendidikan menjadi salah satu penentu utama kemajuan bangsa, sehingga dibutuhkan kerja sama dan partisipasi seluruh pihak dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas.

“Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” demikian penutup sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Melalui momentum Hardiknas 2026 ini, Kemenag Lebong menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah, guna mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. (Rel)

Keterlambatan Pengangkutan Sampah di Pasar Muara Aman Jadi Evaluasi Pelayanan Kebersihan

LEBONG, mediasergap.comTumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM) Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara, sempat meluber hingga ke badan jalan pada Minggu (3/5/2026), akibat keterlambatan proses pengangkutan.

Pantauan di lapangan hingga sekitar pukul 11.30 WIB menunjukkan sampah masih menumpuk dan sebagian berserakan hingga menutupi sebagian ruas jalan, sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta aktivitas masyarakat di sekitar pasar.

Proses pengangkutan sampah baru dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB setelah armada pengangkut kembali beroperasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pengawas PT SGP selaku rekanan pengangkutan sampah di Kabupaten Lebong, Rian Nauri, menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi akibat kendala teknis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis.

Menurutnya, salah satu truk pengangkut sampah sempat terbenam di area TPA sehingga proses pengangkutan mengalami hambatan dan memerlukan waktu penanganan lebih lama.

“Memang hari ini terjadi keterlambatan karena ada kendala armada yang terbenam di lokasi TPA. Biasanya pengangkutan sampah dimulai sejak pukul 07.00 WIB,” jelasnya.

Ia memastikan keterlambatan tersebut bukan disengaja dan pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Selain itu, Rian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bukan di pinggir ataupun badan jalan.

Menurutnya, kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah sangat penting untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Kami mengimbau masyarakat agar membuang sampah langsung ke dalam TPS yang telah tersedia sehingga tidak mengganggu lalu lintas maupun keindahan lingkungan,” tambahnya.

Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama, baik pengelola kebersihan maupun masyarakat, agar sistem pengangkutan sampah dapat berjalan lebih optimal dan lingkungan Pasar Muara Aman tetap terjaga kebersihannya. (Tim)

Pengukuhan Organisasi Wanita Islam Kabupaten Lebong Perkuat Peran Perempuan dalam Syiar dan Pembangunan

 

LEBONG, mediasergap.comOrganisasi Wanita Islam Kabupaten Lebong resmi mengukuhkan jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) masa bhakti 2026–2030 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di salah satu masjid di Kabupaten Lebong, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan muslimah dalam mendukung pembangunan daerah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kontribusi nyata di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan.

Acara dihadiri para pengurus organisasi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan yang turut memberikan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi wanita Islam di Kabupaten Lebong.

Dalam sambutannya, Ketua Organisasi Wanita Islam Kabupaten Lebong menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yang telah dikukuhkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan keikhlasan dalam mengabdi kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Organisasi Wanita Islam diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang aktif dalam kegiatan dakwah, sosial kemasyarakatan, pendidikan keluarga, serta pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia.

“Melalui kepengurusan baru ini, kami berharap Organisasi Wanita Islam semakin solid, aktif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang religius dan harmonis,” ujarnya.

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kepengurusan masa bhakti 2026–2030 dapat menjalankan program organisasi secara amanah dan membawa manfaat luas bagi umat.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan religius, mencerminkan semangat perempuan muslimah dalam memperkuat syiar Islam sekaligus berperan aktif dalam pembangunan sosial di Kabupaten Lebong. (Rel)

Patroli Malam Satsamapta Polres Kayong Utara Perkuat Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

KAYONG UTARA, mediasergap.com Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Unit Patroli Satsamapta Polres Kayong Utara melaksanakan patroli malam di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Kayong Utara, Sabtu (2/5/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 19.15 WIB hingga 21.50 WIB tersebut menyasar sejumlah ruas jalan dan pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada warga.

Adapun rute patroli meliputi Jalan Bhayangkara, Jalan Tanjungpura, Jalan Senebing, Jalan Batudaya I dan II, Jalan Sepakat, Jalan Akcaya, Jalan Manunggal, Jalan Kota Karang hingga kawasan wisata Pantai Pulau Datok.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga menyambangi sejumlah lokasi strategis seperti ATM Bank BNI, area pedagang, Tugu Durian, serta kawasan Pantai Pulau Datok yang ramai dikunjungi masyarakat pada malam hari.

Patroli dilaksanakan oleh lima personel Satsamapta, yakni Brigpol Daniel Septian, Briptu Tomy Ibrahim, Bripda Angga Pradana, Bripda Ihram, dan Bripda Andrianur dengan menggunakan kendaraan dinas roda dua Yamaha Vixion dan roda empat Isuzu D-Max.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Selain itu, personel juga mensosialisasikan layanan call center 110 Polres Kayong Utara sebagai sarana pengaduan cepat yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan.

Dari hasil patroli, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kayong Utara terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung lancar dan warga menyambut positif kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat.

Kegiatan patroli rutin ini menjadi bentuk nyata komitmen Polres Kayong Utara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya stabilitas keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kayong Utara. (Rel)

Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Wawali Samarinda Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

SAMARINDA, mediasergap.com Pemerintah Kota Samarinda kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Upacara yang berlangsung di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Jalan Biola, Sabtu (2/5/2026), dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pemerataan pendidikan sekaligus membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Samarinda membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Ia menekankan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk menghidupkan kembali semangat dan nilai luhur pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan dan kasih sayang,” ujar Saefuddin Zuhri.

Ia juga mengingatkan pentingnya filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara melalui konsep among, yakni asah, asih, dan asuh, yang dinilai tetap relevan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Menurutnya, sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, sektor pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, pemerintah pusat telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis di bidang pendidikan, antara lain revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan literasi, numerasi dan STEM, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel.

Wawali Samarinda menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda terus melakukan pembenahan di sektor pendidikan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun peningkatan kualitas tenaga pendidik dan peserta didik.

“Belajar tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Bisa dilakukan di mana saja dan sampai kapan pun,” pesannya kepada para pelajar.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam dunia pendidikan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan 240 pengurus Komunitas Belajar (Kombel) tingkat kota yang terdiri dari kepala sekolah dan guru se-Kota Samarinda.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Samarinda ditutup dengan ajakan untuk terus memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat demi menghadirkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang cerdas, maju, serta bermartabat. (Rel)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport