Media Sergap -->

Headline

Gerak Cepat Polsek Binjai Timur Ungkap Kasus Pencurian Pagar Besi

BINJAI (Sumut) mediasergap.comJajaran Polsek Binjai Timur, Polres Binjai berhasil mengamankan seorang pria berinisial MI alias IBIL (23) atas dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jalan Kiwi Lingkungan I, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur.

Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Korban berinisial CM (26), seorang ibu rumah tangga, mendapati pagar besi rumahnya telah hilang saat hendak keluar untuk pergi ke pasar. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp6,5 juta.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Binjai Timur yang dipimpin Kapolsek AKP Gusli Effendi segera turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi dari warga yang melihat seorang pria membawa pagar besi ke salah satu rumah di kawasan tersebut. Tim kemudian berkoordinasi dengan kepala lingkungan setempat dan langsung melakukan pengecekan ke rumah yang dicurigai.

Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan terduga pelaku MI alias IBIL bersama barang bukti berupa pagar besi milik korban yang disimpan di dalam kamar rumah tersebut. Setelah diperlihatkan kepada korban, pagar besi itu dipastikan merupakan miliknya yang hilang.

Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi menyampaikan bahwa pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan dengan memberikan informasi melalui layanan pengaduan Polri 110.

“Polres Binjai berkomitmen menindak setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya. (Roni)

(Sumber: ©Humas Polres Binjai)

Wali Kota Binjai Apresiasi Kreativitas Siswa dalam Pagelaran Seni Rupa SMP Negeri 3 Binjai


BINJAI (Sumut) mediasergap.com Wali Kota Binjai, Amir Hamzah menghadiri Pagelaran dan Pameran Seni Rupa karya siswa-siswi SMP Negeri 3 Binjai yang digelar di Pendopo Umar Baki, Kamis (07/05/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas dan inovasi melalui implementasi pembelajaran berbasis Deep Learning.

Berbagai karya seni rupa hasil kreativitas siswa dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam, para siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berekspresi, berpikir kreatif, serta memperkuat karakter dan kecerdasan emosional.

Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan ide kreatif mereka.

“Seni bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga menjadi media untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan kecerdasan emosional. Saya melihat karya siswa-siswi SMP Negeri 3 Binjai sangat kreatif dan memiliki potensi besar,” ujar Amir Hamzah.

Ia menegaskan bahwa generasi muda Kota Binjai tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di bidang seni dan budaya. Wali Kota pun mengajak para siswa untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan potensi diri.

“Teruslah berkarya dan jadikan seni sebagai bagian dari pengembangan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Pemerintah Kota Binjai, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan bakat dan minat generasi muda, termasuk di bidang seni dan budaya, sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Binjai, Eka Mutia Khairuma, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, khususnya siswa kelas IX, yang telah menampilkan karya terbaik mereka dalam pameran tersebut.

Menurutnya, pagelaran seni rupa ini menjadi bukti bahwa para siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki bakat seni yang patut dibanggakan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa seni tidak hanya tentang keindahan, tetapi juga tentang kedisiplinan, ketekunan, dan pengungkapan jiwa,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari para tamu undangan yang hadir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Perpustakaan Kota Binjai, para guru, serta siswa-siswi SMP Negeri 3 Binjai. (J/Smart)

Cabdis Wilayah III Sumut Sosialisasikan SPMB 2026 di Tebing Tinggi, Dorong Transparansi dan Pemanfaatan Teknologi

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula SMA Negeri 3 Kota Tebing Tinggi, Rabu (06/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Salman, Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Tebing Tinggi Muhammad Fadly, Kasi SMA Cabdis Wilayah III Wildan Syahdilah, unsur Forkopimda, serta kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi.

Dalam sambutannya, Kacabdis Wilayah III Salman menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penerimaan murid baru kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Menurutnya, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 tetap mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Selain itu, sistem penerimaan juga telah berbasis teknologi informasi guna mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh sekolah dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat sehingga proses penerimaan murid baru berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Salman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan instansi terkait dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB, termasuk mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis maupun nonteknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Kota Tebing Tinggi, Andreas Telaumbanua, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang digelar di sekolahnya. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh peserta, khususnya kepala sekolah, agar informasi yang diteruskan kepada masyarakat dapat tersampaikan secara tepat dan akurat.

“Kami siap mendukung pelaksanaan SPMB tahun ini dan berharap koordinasi antarinstansi semakin diperkuat setelah sosialisasi ini,” katanya.

Dalam sesi pemaparan materi, Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Paino selaku narasumber menjelaskan secara rinci kebijakan, dasar hukum, serta mekanisme pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan SPMB mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan dan petunjuk teknis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Tujuan utama sistem ini adalah memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, khususnya yang dekat dengan domisili,” jelasnya.

Paino menerangkan, jalur penerimaan murid baru terdiri dari jalur afirmasi, mutasi, domisili, dan prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Setiap jalur memiliki kuota serta persyaratan yang telah ditetapkan sesuai aturan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran dalam proses pendaftaran, terutama terkait administrasi seperti kartu keluarga dan nilai rapor, guna menghindari persoalan di kemudian hari.

Selain itu, tahapan pelaksanaan SPMB mulai dari sosialisasi, simulasi pendaftaran, proses pendaftaran hingga pengumuman akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kami mengajak seluruh pihak bersama-sama menyukseskan SPMB tahun ini serta memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar dan tidak menyesatkan,” tegas Paino.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh stakeholder pendidikan di Kota Tebing Tinggi dapat memahami mekanisme SPMB secara utuh sehingga pelaksanaan penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan tertib, transparan, dan sukses. (Ajs)

DPRD Tebing Tinggi Sampaikan 29 Rekomendasi LKPJ 2025, Wali Kota Siap Tindak Lanjuti

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan DPRD Kota Tebing Tinggi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD yang digelar di Gedung DPRD Kota Tebing Tinggi, Jalan Dr. Sutomo, Rabu (06/05/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa rekomendasi dari legislatif merupakan bagian penting dalam evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintahan daerah.

“Rekomendasi yang bersifat teknis dan administratif akan segera kami tindaklanjuti melalui perangkat daerah terkait sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Sedangkan rekomendasi yang berkaitan dengan kebijakan strategis dan berdampak pada keuangan daerah akan menjadi perhatian serius dalam proses perencanaan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Wali Kota.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan selama tahun 2025. Namun demikian, Wali Kota optimis sinergi antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, serta dukungan masyarakat akan mampu mewujudkan visi pembangunan Kota Tebing Tinggi yang lebih baik.

“Karenanya, mari kita terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen membangun Kota Tebing Tinggi ke arah yang lebih maju,” tambahnya.

Sebelumnya, sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution bersama Wakil Ketua I Muhammad Ikhwan dan Wakil Ketua II Husein. Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi III DPRD Andar Alatas Hutagalung menyampaikan 29 poin rekomendasi terhadap LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025.

Rekomendasi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari reformasi birokrasi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga pelayanan publik.

Pada sektor birokrasi, DPRD meminta pemerintah segera mengisi kekosongan jabatan di sejumlah OPD yang telah berlangsung sejak 2024 serta melakukan evaluasi analisis jabatan sesuai kebutuhan kerja.

Di sektor kesehatan dan sosial, DPRD mendorong pembentukan tim khusus klaim BPJS untuk menekan piutang layanan kesehatan, peningkatan anggaran sosialisasi HIV, serta pengembangan program Sekolah dan Rumah Lansia.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur dan lingkungan, DPRD menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi jalan lingkungan, penambahan armada damkar mini untuk akses gang sempit, serta penambahan truk dan becak sampah di setiap kelurahan.

Bidang pendidikan dan kepemudaan juga menjadi perhatian, termasuk usulan regrouping sekolah dasar yang berdekatan, tambahan insentif bagi guru PAUD, dan sertifikasi petugas pemadam kebakaran.

Tidak hanya itu, DPRD turut mendorong evaluasi pusat kuliner di Mesjid Agung dan Pasar Kain, penertiban parkir resmi yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan bagi juru parkir, hingga percepatan pengisian jabatan definitif Direktur Perumda PDAM Tirta Bulian.

Aspek transparansi pemerintahan juga menjadi sorotan, termasuk usulan penyatuan hibah organisasi melalui Badan Kesbangpol serta audit khusus terhadap proyek revitalisasi kolam renang yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

DPRD berharap seluruh rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di masa mendatang.

“Apa yang menjadi semangat DPRD juga menjadi semangat kita bersama untuk membangun Kota Tebing Tinggi,” tutup Andar Alatas Hutagalung.

Rapat paripurna turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, insan pers, serta tamu undangan lainnya. (Ajs)

Menggugat Hak, Eks Karyawan Sebut PT Torganda Lakukan Intimidasi

Medan (Sumut) mediasergap.comUpaya mencari keadilan di meja hijau justru disebut berujung tekanan bagi Norita Sitorus, mantan karyawan PT Torganda perkebunan Tahuan Ganda. Perempuan yang tengah menggugat hak-haknya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan itu mengaku mengalami intimidasi berulang sejak perkara didaftarkan.

Hal tersebut disampaikan Norita Sitorus saat ditemui awak media terkait perkara Nomor 135/Pdt.Sus-PHI/PN Medan. Ia mengungkapkan, tekanan diduga datang dari pihak perusahaan setelah dirinya menempuh jalur hukum untuk menuntut hak-hak selama bekerja di PT Torganda.

Menurut Norita, intimidasi terakhir terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, di kantor Afdeling 4. Ia menyebut seorang asisten perusahaan bernama James Tampubolon melontarkan ucapan yang dianggap sebagai ancaman terkait gugatan yang sedang berjalan di Pengadilan Medan.

“Pikirkan hati-hati tuntutanmu yang di Pengadilan Medan,” ujar Norita menirukan ucapan yang diterimanya.

Norita menilai, berbagai tekanan terus dilakukan pihak perusahaan selama proses hukum berlangsung. Ia juga menyinggung adanya dugaan kejanggalan dalam persidangan lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Salah satu yang dipersoalkan adalah munculnya dokumen asli surat pencabutan kuasa yang diajukan pihak perusahaan di persidangan, sementara pihak penerima kuasa disebut tidak pernah menerima surat pencabutan tersebut.

Kasus ini pun menambah sorotan terhadap perlindungan hak-hak pekerja dan kebebasan buruh dalam memperjuangkan hak melalui jalur hukum tanpa tekanan maupun intimidasi dari pihak mana pun. (M)

Program BuKa Desa Dekatkan Pelayanan Publik, Warga Tambunan Lumban Pea Nikmati Layanan Cepat dan Mudah

TOBA (Sumut) mediasergap.com Antusiasme masyarakat terlihat saat sejumlah warga memadati gedung serbaguna HKBP Tambunan di Desa Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Kamis (7/5/2026). Kehadiran warga tersebut untuk memanfaatkan berbagai pelayanan publik yang dibawa langsung oleh Pemerintah Kabupaten Toba melalui program BuKa Desa (Bupati dan Wakil Bupati Berkantor di Desa).

Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh pelayanan pemerintahan secara lebih dekat, cepat, dan mudah tanpa harus datang ke kantor pelayanan di ibu kota kabupaten.

Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir membuka layanan di lokasi, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dinas Sosial, serta sejumlah OPD lainnya.

Selain memudahkan akses pelayanan, warga juga merasakan proses pelayanan yang cepat dan responsif. Berbagai keluhan dan kebutuhan administrasi masyarakat sebagian besar dapat langsung diselesaikan di tempat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga berkesempatan bertemu dan berdialog langsung dengan Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu dan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus untuk menyampaikan aspirasi maupun berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Program BuKa Desa tidak hanya menghadirkan pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Toba bersama Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, serta sejumlah pimpinan OPD turut mengunjungi SD Negeri No. 174552 Tambunan dan SMP Negeri 3 Balige.

Pada kunjungan itu, pemerintah memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus semangat belajar dan meraih prestasi. Selain itu, para siswa juga menerima Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bagian dari pelayanan administrasi kependudukan bagi anak-anak usia sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan, Bupati Toba bersama rombongan turut memberikan hadiah kepada siswa berprestasi guna mendorong semangat belajar dan meningkatkan motivasi para pelajar.

Melalui program BuKa Desa, Pemerintah Kabupaten Toba terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, merata, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat perhatian terhadap pendidikan dan kesejahteraan warga desa. (Ds)

Wabup Toba Dorong Penguatan Statistik Berkualitas untuk Perencanaan Pembangunan Daerah

TOBA (Sumut) mediasergap.com Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus menegaskan pentingnya data yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Komunikasi, Koordinasi dan Diplomasi (KKD) serta Peningkatan Literasi Statistik bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Toba yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Toba di Labersa Hotel, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral dan meningkatkan literasi statistik bagi Pemerintah Kabupaten Toba, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BUMN, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa data yang akurat dan terpercaya sangat dibutuhkan untuk mendukung penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Data yang baik dan benar akan menjadi pondasi utama dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan. Ini sangat penting bagi kita dalam mewujudkan visi Toba Mantap 2029,” ujar Audi Murphy O. Sitorus.

Ia berharap seluruh stakeholder dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menghasilkan data yang berkualitas sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, BPS Toba juga menyosialisasikan sejumlah program statistik strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, di antaranya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Pembinaan Statistik Sektoral (PSS), Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), serta program Pojok Statistik (Potik).

Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas data sektoral sekaligus memperkuat pemanfaatan data dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPS Toba, Sabar Alberto Harianja, Ketua PN Balige Anita Silitonga, perwakilan Kodim 0210/TU, perwakilan Polres Toba, perwakilan Kejaksaan Negeri Toba, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan BUMN/BUMD, serta perwakilan perusahaan swasta.

Melalui kegiatan peningkatan literasi statistik ini, Pemerintah Kabupaten Toba bersama BPS diharapkan semakin mampu menghadirkan data yang akurat, terpadu, dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (Ds)

Polda Sumsel Gerak Cepat Tangani Korban Kecelakaan Maut ALS dan Truk Tangki, Proses Identifikasi Dilakukan Profesional

PALEMBANG, mediasergap.com – Penanganan korban kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Jalinsum Muratara terus dilakukan secara intensif oleh jajaran kepolisian. Sebanyak 16 kantong jenazah korban telah tiba di RS Bhayangkara Moh. Hasan pada Kamis pagi (7/5/2026) untuk menjalani proses identifikasi.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumatera Selatan bersama Pusdokkes Mabes Polri langsung bergerak cepat melakukan proses identifikasi sejak pukul 07.30 WIB.

Langkah cepat tersebut menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga korban yang menantikan kepastian identitas anggota keluarganya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan humanis.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” ujarnya.

Selain melakukan identifikasi korban, Polda Sumsel juga membuka layanan informasi bagi masyarakat melalui Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910. Layanan tersebut disediakan untuk mempermudah keluarga korban memperoleh informasi resmi dan akurat terkait proses identifikasi.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi guna menghindari beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sinergi antara Polda Sumsel, Pusdokkes Mabes Polri, tenaga medis, dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi sehingga para korban segera dapat diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. (Rel)

Bupati Samosir Tinjau Pembangunan Pompa Air Tenaga Surya, Siap Airi 80 Hektare Persawahan di Nainggolan

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur irigasi modern. Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom meninjau langsung pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Oppuratus, Kecamatan Nainggolan, Rabu (06/05/2026).

Kehadiran fasilitas irigasi modern tersebut diproyeksikan mampu mengairi hingga 80 hektare lahan persawahan masyarakat dan menjadi solusi atas kebutuhan air pertanian, khususnya saat musim kemarau.

Pompa air tenaga surya tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kedutaan Besar Inggris. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung produktivitas petani di Kabupaten Samosir.

Dalam peninjauan itu, Vandiko mengatakan pembangunan PATS membuktikan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pompa air ini merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Samosir kepada Kedutaan Besar Inggris dan telah disetujui. Saat ini progres pembangunan sedang berjalan dan kita berharap segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Vandiko.

Berdasarkan hasil peninjauan, pompa air tenaga surya tersebut memiliki kapasitas produksi air mencapai 230 meter kubik per jam. Operasional pompa nantinya akan ditangani oleh dua operator yang telah mendapatkan pelatihan khusus, sementara perawatan fasilitas dinilai relatif mudah karena hanya membutuhkan pembersihan saluran dan pengecekan rutin peralatan.

Bupati Samosir menargetkan pembangunan PATS tersebut dapat segera diresmikan bersama Kedutaan Besar Inggris pada Juni 2026 agar manfaatnya segera dirasakan petani.

Vandiko menjelaskan, hingga saat ini sudah terdapat lima unit Pompa Air Tenaga Surya yang dibangun di Kabupaten Samosir. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir kembali menambah empat unit baru yang bersumber dari APBD, bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta dukungan Kedutaan Besar Inggris.

“Kami akan terus berupaya melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang. Dengan kreativitas dan sinergi, kami akan terus mencari sumber pendanaan untuk mendukung pembangunan di Samosir,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Samosir juga terus mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun mitra internasional guna mempercepat pembangunan sektor pertanian dan sektor strategis lainnya.

Pembangunan PATS tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Sibonor Oppuratus, Binsar Marbun, mengatakan masyarakat sangat menantikan keberadaan pompa air tersebut karena selama musim kemarau petani sering mengalami kesulitan air.

“Sebagian besar masyarakat di desa ini adalah petani sawah. Kondisi geografis sangat mendukung pertanian, sehingga pompa ini akan sangat membantu masyarakat. Terima kasih kepada Pak Bupati yang telah memperjuangkan bantuan ini hingga sampai ke desa kami,” ujar Binsar.

Hal senada disampaikan salah seorang petani, Op. Alvaro Manik, yang mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pembangunan fasilitas tersebut.

“Selama belum ada pompa ini kami selalu khawatir saat musim kemarau. Sekarang kami merasa lebih tenang karena kebutuhan air sawah akan terbantu. Terima kasih kepada Pak Bupati atas perhatian kepada petani,” ungkapnya.

Turut mendampingi Bupati Samosir dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Kabid Perekonomian Bapperida Rikardo Simbolon, serta Camat Nainggolan Junita Sinaga. (D/Smart)

Taksi Alsintan Permudah Petani, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom Turun Langsung Panen Padi Bersama Warga

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Hamparan sawah di Desa Sibonor Oppuratus, Kecamatan Nainggolan, tampak lebih semarak saat musim panen tiba. Di tengah bulir padi yang menguning, suara mesin combine harvester menggema memecah pagi, menandai hadirnya modernisasi pertanian di Kabupaten Samosir.

Di lokasi tersebut, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom turun langsung ke sawah bersama masyarakat, Rabu (06/05/2026). Tidak hanya menyapa para petani dan memantau pemanfaatan alat pertanian modern, Vandiko juga ikut mengoperasikan combine harvester bersama warga Desa Sibonor Oppuratus.

Kehadiran Bupati di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat langsung bagi petani.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, serta Kabid Perekonomian Bapperida Rikardo Simbolon.

Combine harvester yang digunakan merupakan bagian dari program Taksi Alsintan, sebuah inovasi yang bertujuan mempermudah proses panen petani. Alat modern ini mampu menggabungkan tiga tahapan panen sekaligus, yakni pemotongan, perontokan, dan pembersihan gabah dalam satu proses kerja.

Jika sebelumnya proses panen membutuhkan banyak tenaga dan waktu, kini petani dapat memanen lebih cepat, lebih hemat biaya, dan lebih efisien.

Bupati Vandiko T. Gultom menjelaskan bahwa bantuan combine harvester tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI atas usulan Pemerintah Kabupaten Samosir pada tahun sebelumnya.

“Hari ini kita panen bersama petani sekaligus melihat langsung bahwa bantuan combine harvester dari Kementerian Pertanian benar-benar dipergunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita ingin alat ini benar-benar membantu petani,” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Samosir. Karena itu, modernisasi pertanian harus terus didorong guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Di bawah terik matahari, Vandiko tampak ikut mengoperasikan mesin combine harvester bersama masyarakat. Kehadiran langsung di tengah sawah mendapat sambutan hangat dari warga.

“Saya senang melihat masyarakat bisa panen dengan cepat dan mudah. Alat ini sangat membantu petani, baik dari sisi waktu maupun biaya,” ungkapnya.

Vandiko juga menegaskan bahwa bantuan alat pertanian tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok penerima, melainkan dapat dimanfaatkan masyarakat luas melalui konsep Taksi Alsintan dengan sistem sewa yang terjangkau.

“Saya berharap alat ini dipergunakan dan dirawat dengan baik. Taksi Alsintan ini bisa dimanfaatkan siapa saja yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Tumiur Gultom menjelaskan bahwa hasil penyewaan alat akan dikelola kelompok penerima untuk biaya operasional, perawatan, dan perbaikan mesin agar keberlanjutan penggunaan alat tetap terjaga.

“Taksi Alsintan ini bertujuan mendorong petani lebih mandiri dan produktif. Setelah selesai digunakan di wilayah kelompok penerima, alat juga dapat disewakan untuk membantu petani lain sekaligus menambah pendapatan kelompok,” jelas Tumiur.

Ia menambahkan, penggunaan combine harvester mampu mempercepat masa panen dan meningkatkan indeks tanam. Dengan dukungan alat modern, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hingga lima kali panen dalam dua tahun.

Saat ini, Kabupaten Samosir telah memiliki empat unit combine harvester, dan satu unit di antaranya difungsikan sebagai Taksi Alsintan.

Salah seorang petani, Baktiar Sinaga, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya alat modern tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Samosir yang telah memperjuangkan bantuan dari Kementerian Pertanian. Sekarang biaya panen jauh lebih ringan dan pekerjaan lebih cepat selesai,” ujarnya.

Menurut Baktiar, panen manual untuk lahan dua rante biasanya membutuhkan sekitar tujuh orang tenaga kerja dengan biaya mencapai Rp.800 ribu. Kini, dengan combine harvester, biaya panen cukup sekitar Rp.200 ribu dengan hasil yang lebih cepat, bersih, dan tetap efektif meski dalam kondisi hujan.

Program Taksi Alsintan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi masyarakat. Melalui modernisasi alat pertanian dan keberpihakan kepada petani, pembangunan di Samosir diharapkan semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (D/Smart)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport