Media Sergap -->

Headline

Polri Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Kejahatan, Wujudkan Rasa Keadilan bagi Masyarakat

Polri Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Kejahatan, Wujudkan Rasa Keadilan bagi Masyarakat

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho bersama jajaran dan perwakilan masyarakat menunjukkan kendaraan bermotor yang berhasil diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya dalam kegiatan penyerahan barang bukti hasil kejahatan di Lapangan Gedung Presisi, Rabu, 08/04/2026 (Foto: IST)

PALEMBANG, mediasergap.com Suasana haru dan bahagia mewarnai Lapangan Gedung Presisi saat Polda Sumatera Selatan menyerahkan kembali ratusan kendaraan bermotor hasil kejahatan kepada pemiliknya, Rabu (08/04/2026).

Penyerahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa keadilan serta memulihkan hak masyarakat yang menjadi korban tindak kejahatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang turut memberikan informasi kepada Pihak Kepolisian.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa pengungkapan curanmor merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian. Kami akan terus berkomitmen mengungkap setiap kejahatan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, keadilan, serta kepastian hukum bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan Aparat Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (Rel)

(Sumber: ©Humas Polda Sumsel)

Dukung Swasembada Pangan, Samosir Salurkan Benih Jagung dan Sosialisasi Bawang Putih

Dukung Swasembada Pangan, Samosir Salurkan Benih Jagung dan Sosialisasi Bawang Putih

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk saat menyerahkan bantuan benih jagung kepada kelompok tani sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi budidaya bawang putih di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Pangururan, Kamis, 09/04/2026 (Foto: IST)

Samosir, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Samosir menyalurkan bantuan benih jagung untuk lahan seluas 50 hektare kepada petani di Kecamatan Palipi dan Nainggolan. Bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan langsung Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kamis (09/04/2026). 

Selain penyerahan benih jagung, kegiatan juga dirangkai dengan sosialisasi budidaya bawang putih guna mendorong swasembada komoditas bawang putih di Samosir.

Bupati Samosir Vandiko menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan Pemprov Sumut, sekaligus menjawab permohonan yang diajukan para petani. “Karena ini memang kebutuhan petani, kami harapkan bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Ditanam, dirawat, dan jangan sampai dijual,” tegas Vandiko.

Ia juga menegaskan, Pemerintah siap mendampingi petani dalam proses budidaya agar hasil yang diperoleh sesuai harapan. “Kami ini ditugaskan untuk melayani masyarakat. Jangan sungkan berkomunikasi, panggil kami jika ada kendala di lapangan,” ujarnya.

Vandiko berharap bantuan dari Gubernur Sumatera Utara tersebut dapat meningkatkan semangat petani serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumut Bapak Bobby Nasution  yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat Samosir. Semoga program Sumut Berkah ini membawa keberkahan bagi para petani,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Tumiur Gultom menjelaskan, bantuan benih jagung diberikan kepada 11 kelompok tani, terdiri dari 7 kelompok di Kecamatan Palipi dan 4 kelompok di Kecamatan Nainggolan.

“Total lahan yang akan ditanami mencapai 50 hektare, dengan rincian 30 hektare di Palipi dan 20 hektare di Nainggolan, dengan total benih sebanyak 750 kilogram,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah mendorong pengembangan budidaya bawang putih seluas 20 hektare, di mana benih dan alat pertanian seperti traktor sudah tersedia.

Untuk hasil yang memuaskan, Tumiur menyampaikan pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada petani hingga program berhasil. “Petani jangan enggan berkomunikasi. Silakan koordinasi dengan PPL maupun dinas. Bahkan kita akan buat grup WhatsApp untuk memudahkan pendampingan,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Wisma Jaya, Toguan Galung Marulitua Hutabalian, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah.

Ia menyebut perhatian Pemerintah Daerah yang menjembatani kebutuhan petani hingga ke tingkat provinsi menjadi bukti nyata kolaborasi dalam memajukan sektor pertanian.

“Semoga bantuan ini membawa hasil yang baik bagi kami para petani. Sampaikan juga terima kasih kami kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, narasumber M. Lumban Gaol yang juga akan berperan sebagai offtaker, serta para kelompok tani penerima bantuan. (Ds)

(Sumber: ©Kominfo Samosir)

Bupati Toba Ajak Pemerintah Desa Maksimalkan Potensi dan Kelola Dana Secara Transparan

Bupati Toba Ajak Pemerintah Desa Maksimalkan Potensi dan Kelola Dana Secara Transparan

Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama jajaran Forkopimda, narasumber, dan peserta berfoto bersama usai membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri dan Peraturan Bupati terkait pengelolaan dana desa tahun 2026 di Sopo Godang Ompu Gora Hutahaean, Laguboti, Kamis, 9/4/2026 (Foto: IST)

TOBA, mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri dan Peraturan Bupati terkait Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Sopo Godang Ompu Gora Hutahaean, Laguboti, Kamis (09/04/2026), dan diikuti oleh Para Kepala Desa, Perangkat Desa, serta Camat se-Kabupaten Toba.

Dalam kegiatan tersebut disosialisasikan sejumlah regulasi penting, di antaranya Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 16 Tahun 2025 tentang Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang pengelolaan Dana Desa, serta beberapa Peraturan Bupati Toba terkait Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, pedoman penyusunan APBDes, hingga Penerapan Transaksi Non Tunai dalam Pelaksanaan APBDes.

Dalam arahannya, Bupati Toba memaparkan sumber pendapatan desa tahun 2026 yang terdiri dari Dana Desa (DD) dari APBN sebesar Rp.39,67 miliar, Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD sebesar Rp.86,35 miliar, serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah sebesar Rp.10,6 miliar.

Ia menjelaskan bahwa Dana Desa yang bersumber dari APBN difokuskan pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai skala prioritas. Sementara ADD dan Dana Bagi Hasil Pajak dari APBD digunakan untuk penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan, Pembangunan, serta Pemberdayaan Masyarakat, termasuk pembayaran penghasilan tetap (siltap), tunjangan, jaminan sosial, dan operasional pemerintahan desa.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa harus mengacu pada dokumen perencanaan seperti RPJMDesa dan RKPDesa yang telah disepakati sebelumnya. Ia juga menekankan pentingnya prioritas program, termasuk pengentasan kemiskinan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Desa kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan besaran maksimal Rp.300 ribu per bulan.

Selain itu, Dana Desa juga diarahkan untuk mendukung program strategis lainnya, seperti ketahanan pangan, penguatan desa tangguh bencana dan perubahan iklim, peningkatan layanan kesehatan dasar, pengembangan ekonomi desa termasuk Koperasi Desa Merah Putih, pembangunan infrastruktur berbasis padat karya, serta pengembangan digitalisasi desa.

“Mengingat Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan dan sebagian dialokasikan untuk penguatan Koperasi Desa, maka Pemerintah Desa harus mampu mengelola anggaran secara bijak. Dana Desa harus digunakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga mendorong Pemerintah Desa untuk lebih mandiri dengan menggali potensi lokal guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan perantau, investor, serta penguatan budaya gotong royong dalam mempercepat pembangunan desa.

“Kepala Desa harus terus membangun koordinasi dan sinergi yang baik dengan Perangkat Desa dan BPD agar tercipta hubungan kerja yang harmonis dalam mendukung pembangunan desa,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari unsur Kejaksaan Negeri Toba, Polres Toba, serta sejumlah Perangkat Daerah terkait, termasuk Dinas PMD-PPA, Inspektorat, BPKAD, Bapenda, Dinas Koperindag, Bank Sumut, TAPM Kabupaten, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, serta Perangkat Pengelola Keuangan Desa se-Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Perkuat Nilai Rohani dan Budaya, Pemkab Toba Dukung Pesta Parheheon

Perkuat Nilai Rohani dan Budaya, Pemkab Toba Dukung Pesta Parheheon

Bupati Toba menerima proposal kegiatan Pesta Parheheon HKBP Ressort Tambunan sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat, Kamis, 09/04/2026 (Foto: IST)

Balige, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menerima audiensi penyampaian proposal kegiatan Pesta Parheheon dari Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Tambunan yang berlangsung pada Kamis (09/04/2026) di Ruang Rapat Bupati Toba.

Audiensi ini dilakukan untuk memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan dimulai pada 12 April 2026 hingga puncak perayaan pada 14 Juni 2026. Rangkaian kegiatan meliputi kegiatan rohani, adat dan kebudayaan, olahraga, pemberdayaan masyarakat, hingga pesta puncak.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menyampaikan sejumlah harapan kepada Pemkab Toba, antara lain dukungan dana, kehadiran Bupati pada pembukaan dan puncak acara, bantuan bibit pertanian dan perikanan beserta bimbingan dinas terkait, serta dukungan sosialisasi sadar dan tolak narkoba dari pemerintah daerah dan Polres Toba.

Bupati Toba, Effendi Sintong P Napitupulu, menyambut baik rencana kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaannya.

“Kami menyambut perencanaan kegiatan ini dan akan memaksimalkan dukungan yang dapat diberikan. Kami mendukung sepenuhnya dan berharap seluruh inovasi yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar kegiatan adat dan kebudayaan melibatkan Lembaga Adat yang terverifikasi serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

Ketua Pelaksana kegiatan, Jimmi Tambunan, berharap Bupati dapat berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap Bapak Bupati dapat membuka acara dan hadir pada puncak perayaan. Kegiatan ini bertujuan mendorong para ama agar lebih aktif dan kreatif, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan pembuatan kompos dan sosialisasi sadar narkoba,” ungkapnya.

Audiensi berlangsung hangat dan diharapkan menjadi awal sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan Pesta Parheheon di Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Pemkab Toba Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Penyaluran Bantuan ke 23 Ribu Warga

Pemkab Toba Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Penyaluran Bantuan ke 23 Ribu Warga

Balige, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Toba menggelar sosialisasi penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 pada Kamis (09/04/2026) di Balai Data Kantor Bupati Toba. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan mampu menjaga stabilitas pangan di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Toba Effendi Napitupulu bersama Wakil Pemimpin Perum BULOG Sumatera Utara Gutomo Haryo Pamungkas, Pimpinan Cabang BULOG Pematang Siantar Berdian Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Joni Lubis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Darwin Sianipar, staf Gudang Lumban Pea, pimpinan OPD, serta perwakilan camat se-Kabupaten Toba.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme penyaluran cadangan pangan pemerintah yang secara rutin digulirkan oleh pemerintah pusat. Program ini ditujukan untuk mengantisipasi kekurangan pangan, menekan gejolak harga, serta menjaga stabilitas pangan daerah sehingga dapat meringankan beban masyarakat.

Pada periode Februari hingga Maret 2026, bantuan berupa beras dan minyak goreng akan disalurkan kepada 23.602 penerima manfaat di Kabupaten Toba. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya pada Oktober–November 2025 yang mencapai 15.155 penerima bantuan.

Dalam rangka menjamin kualitas bantuan, Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama BULOG telah melakukan pengecekan kualitas dan uji tanam beras di Gudang BULOG Tambunan. Hasilnya menunjukkan bahwa beras dalam kondisi baik, berwarna putih, utuh, tidak berbau, serta bebas dari kontaminasi zat berbahaya sehingga layak dikonsumsi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga pangan.

“Penyaluran bantuan beras dan minyak ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan BULOG yang bekerjasama dengan pemerintah daerah. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat khususnya bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu. Kita pahami bersama bahwa saat ini harga beras di pasaran cenderung meningkat, dan hal ini tentu berdampak langsung pada beban rumah tangga. Kiranya melalui bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan akses pangan bagi masyarakat," kata Bupati Toba.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Perum BULOG Sumatera Utara, Gutomo Haryo Pamungkas, menekankan pentingnya distribusi bantuan dalam menjaga keseimbangan stok pangan. Ia menyampaikan secara nasional stok beras BULOG saat ini mencapai 4,5 juta ton.

"Di Sumatera Utara sendiri tersedia 45.000 ton, dan di Balige sekitar 1.000 ton dengan kapasitas gudang yang sudah penuh. Bantuan pangan ini sangat penting karena dengan penuhnya stok di gudang BULOG, maka perlu segera disalurkan kepada masyarakat. Kami berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pihak dapat mengadministrasikan penyaluran dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Wabup Samosir Tekankan Peran Keluarga dan Guru dalam Lindungi Anak dari Kekerasan

Wabup Samosir Tekankan Peran Keluarga dan Guru dalam Lindungi Anak dari Kekerasan

Samosir, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan kepedulian terhadap anak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan melakukan kunjungan kasih langsung ke kediaman keluarga korban di salah satu Desa di Kecamatan Simanindo, Kamis (09/04/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, sebagai bentuk dukungan moril sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak anak tetap berjalan, termasuk pendidikan dan pemulihan kondisi psikologis korban.

Dua anak yang menjadi korban, masing-masing berinisial ES (10), siswi kelas V SD, dan MS (9), siswi kelas III SD, tampak mulai ceria saat menerima kunjungan. Keduanya diketahui mengalami kekerasan pada Selasa (07/04/2026) sore saat ayah mereka tidak berada di rumah.

Ariston menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak maupun perempuan tidak dapat ditoleransi karena melanggar hukum dan berdampak serius terhadap perkembangan mental anak.

“Ini harus menjadi pelajaran bagi semua keluarga yang ada di Kabupaten Samosir. Jangan sampai terjadi lagi KDRT, baik kepada Istri maupun Anak. Hak anak dilindungi Undang-Undang, dan kekerasan fisik memiliki konsekuensi pidana. Kami sangat prihatin atas kejadian ini,” ujar Ariston.

Ia juga mengapresiasi keberanian seorang guru DR (wali kelas ES) yang pertama kali merespons dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam melindungi anak dari kekerasan.

“Terima kasih atas kepedulian dan keberanian Ibu yang sudah melaporkan kejadian. Ini patut menjadi contoh, semoga semakin banyak guru seperti ibu yang peduli terhadap kondisi anak-anak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ariston memberikan motivasi dan tali asih kepada kedua korban dan menyatakan komitmen Pemerintah Daerah untuk membantu kebutuhan pendidikan mereka hingga lulus sekolah dasar.

Ia juga meminta peran aktif orangtua, khususnya ayah, untuk memberikan perhatian tidak hanya secara materi, tetapi juga dukungan emosional guna memulihkan trauma anak.

“Anak-anak ini pasti mengalami trauma. Karena itu, perhatian psikologis sangat penting agar kejadian ini tidak meninggalkan dampak jangka panjang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Samosir, Priska Situmorang, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan intensif, baik dari sisi psikologis maupun hukum.

Menurut Priska, kedua korban telah mendapatkan perawatan medis, termasuk visum, dan akan terus dipantau perkembangannya.

“Kami akan terus mendampingi sampai kasus ini tuntas. Jika dalam beberapa hari kondisi luka belum membaik, anak akan kembali dirujuk untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini fokus utama adalah pemulihan kesehatan dan psikologis anak,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa hak-hak anak, termasuk pendidikan, tetap terpenuhi dan keluarga dapat menghubungi pihaknya kapan saja untuk pendampingan.

Ketua PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, turut menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan perlindungan dan kasih sayang kepada anak.

“Anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dan diayomi. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada guru yang telah melaporkan kasus tersebut serta mendorong agar semakin banyak tenaga pendidik yang berani bertindak demi keselamatan anak didik.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir memastikan bahwa kedua korban tetap mendapatkan hak pendidikan secara penuh dan dukungan dari pihak sekolah selama masa pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan perlindungan terhadap anak serta memastikan setiap kasus kekerasan ditangani secara serius dan tuntas.

Turut hadir Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Plt. Kadis Sosial dan PMD Dumosch Pandiangan, Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar, PKK Kab. Samosir dan OPD terkait lainnya. (Ds)

(Sumber: ©Kominfo Samosir)

Pimpin Apel Pagi, Kasat Intelkam Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas Personel

Pimpin Apel Pagi, Kasat Intelkam Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas Personel

Padang Lawas, mediasergap.comSatuan Kepolisian Resor Padang Lawas melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel, Kamis (18/04/2026), di halaman Mapolres Padang Lawas.

Apel pagi dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Padang Lawas, Iptu Agung, yang mewakili Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), para Kasat, perwira, brigadir, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Padang Lawas.

Dalam arahannya, Kasat Intelkam mengawali dengan mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Ia juga mengapresiasi kehadiran personel dalam pelaksanaan apel, sekaligus mengingatkan para pimpinan satuan untuk melakukan pengecekan terhadap anggota yang belum hadir.

Lebih lanjut, Iptu Agung menyampaikan bahwa pada hari tersebut akan dilaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin) oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam). Oleh karena itu, seluruh personel diingatkan untuk selalu mematuhi standar operasional prosedur, khususnya bagi yang menggunakan senjata api dinas.

“Kepada seluruh personel, agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau seluruh anggota untuk menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun dalam pelaksanaan tugas, sejalan dengan komitmen “zero pelanggaran” di lingkungan Polri.

Apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar sebagai wujud kesiapan Polres Padang Lawas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. (Rel)

(Sumber: ©Humas Polres Palas)

Bupati Samosir Sambut Baik Paskah Oikumene, Wujud Pelayanan ke Masyarakat

Bupati Samosir Sambut Baik Paskah Oikumene, Wujud Pelayanan ke Masyarakat

Samosir, mediasergap.comBupati Samosir menyatakan dukungan terhadap perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Samosir. "Kami Sangat senang dengan rencana ini. Perayaan juga sebagai alat untuk melayani masyarakat. Paskah dan Natal harus bisa sampai ke pelosok" kata Bupati Samosir saat menerima audiensi FK3S dan Panitia Paskah Oikumene di Rumah Dinas Bupati Samosir (08/04/2026). 

Turut hadir Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Ketua FK3S Pdt. Tulus Sianturi, Kaban Kesbang Pol Dumoch Pandiangan, Kabag Tapem Belman Sinaga, Kabag Kesos Tri Endis Manalu dan beberapa Panitia Paskah. 

Vandiko menambahkan, dengan perayaan di daerah pelosok kehadiran dan keberadaan Pemerintah bersama Tokoh Agama akan bisa dirasakan langsung  masyarakat, juga sebagai upaya membangkitkan semangat serta menyakinkan bahwa Pemerintah hadir ditengah masyarakat.

Ketua Forum Komunikasi Kristen Katolik Samosir (FK3S) Pdt. Tulus Sianturi menjelaskan bahwa Perayaan Paskah Oikumene akan dilaksanakan di Gereja St. Clara Desa Parsaoran Kecamatan Sitiotio tanggal 23 April 2026. 

Perayaan Paskah Oikumene didukung penuh Camat Sitiotio Josro Tamba. Dipilih menjadi lokasi perayaan paskah menurutnya suatu hal yang harus disyukuri maka harus disukseskan. "Terima kasih telah memilih Kecamatan Sitiotio menjadi tempat perayaan paskah , kami bangga menjadi bagian perayaan ini" ungkapnya. (Ds)

(Sumber: ©Kominfo Samosir)

Pemkab Toba Pacu Kreativitas OPD Lewat Lomba Inovasi Daerah 2026

Pemkab Toba Pacu Kreativitas OPD Lewat Lomba Inovasi Daerah 2026

Balige, mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Toba  melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Toba  menyosialisasikan  Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 . Sosialisasi ini diikuti  para pimpinan atau perwakilan perangkat daerah dan kecamatan digelar di Balai Data Kantor Bupati Toba, Rabu (8/4/2026).

Lomba Inovasi Perangkat Daerah nantinya diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kreativitas, inovasi, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah .

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Toba yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu. Dalam sambutannya,  beliau  menegaskan bahwa Kabupaten Toba sebagai salah satu kawasan destinasi pariwisata super prioritas memiliki potensi besar dalam menciptakan berbagai inovasi daerah.

“Namun berdasarkan hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Toba masih berada pada kategori ‘kurang inovatif’ dengan nilai 39,12. Hal ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah,” ujar Sekdakab Toba.

Lebih lanjut disampaikan bahwa inovasi merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing daerah, khususnya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini juga sejalan dengan arah kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Toba Tahun 2025–2029, khususnya pada penguatan riset dan inovasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Kegiatan sosialisasi ini  juga bertujuan untuk memacu, memotivasi, sekaligus mengapresiasi perangkat daerah agar mampu menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaring berbagai inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi lainnya yang berpotensi diikutsertakan dalam ajang Lomba Inovasi Provinsi Sumatera Utara dan Innovative Government Award (IGA) oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Peserta lomba melibatkan seluruh perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Toba, dengan dua kategori yang dilombakan, yaitu kategori perangkat daerah (badan, dinas, inspektorat, dan Satpol PP) serta kategori kecamatan.

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Toba sekaligus Ketua Panitia, Sofian Sitorus, menyampaikan pentingnya kesamaan pemahaman dalam pengembangan inovasi di setiap sektor perangkat daerah.
“Kita ingin seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama, serta mampu melaporkan kinerja dan menghadirkan inovasi baru demi pembangunan Kabupaten Toba yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten  Administrasi Pembangunan Setdakab Toba, Jonni DP. Lubis, menekankan bahwa sebenarnya banyak inovasi yang telah dilakukan.
“Melalui lomba ini, kita ingin mendorong perangkat daerah untuk menampilkan berbagai perubahan dan inovasi pelayanan yang telah dilakukan. Semua harus terdokumentasi dan diinput karena terdapat indikator-indikator penilaian dari pemerintah pusat yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin termotivasi untuk berinovasi sehingga mampu meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Toba serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

LKPJ 2025 Disampaikan, Kinerja Pembangunan Kabupaten Toba Tunjukkan Tren Positif

LKPJ 2025 Disampaikan, Kinerja Pembangunan Kabupaten Toba Tunjukkan Tren Positif

Toba, mediasergap.comBupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba, Rabu (08/04/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati memaparkan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp1,22 triliun atau sebesar 94,71 % dari target Rp1,28 triliun. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp126,58 miliar atau 89,15 % dari target, pendapatan transfer sebesar Rp1,08 triliun atau 95,55 %, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp10,20 miliar atau 81,29 %.

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp1,24 triliun atau 92,38 % dari total anggaran Rp1,34 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja operasi sebesar Rp826,73 miliar (93,18 %), belanja modal Rp176,30 miliar (93,36 %), belanja tidak terduga Rp20 juta (0,55 %), serta belanja transfer sebesar Rp240,93 miliar (90,27 %).

Pada sektor pembiayaan, realisasi mencapai 100 % dari total Rp58,05 miliar. Penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp61,05 miliar juga terealisasi penuh, demikian pula pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah sebesar Rp3 miliar.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Toba. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 78,44 % pada tahun 2024 menjadi 79,17 % pada tahun 2025. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,07 % menjadi 7,21 %, sementara tingkat pengangguran menurun dari 1,09 % menjadi 1 %.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan dari 4,84 % pada tahun 2024 menjadi 4,10 % pada tahun 2025. Pendapatan per kapita juga mengalami penurunan dari 3,45 % menjadi 2,74 %, sementara gini ratio membaik dari 0,348 menjadi 0,289.

Dalam laporan tersebut, Bupati turut memaparkan capaian kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan sebagai bagian dari evaluasi pembangunan daerah selama tahun anggaran berjalan.

Rapat paripurna yang dipimpin pimpinan DPRD Kabupaten Toba tersebut menerima penyampaian LKPJ dan selanjutnya diskors hingga 30 April 2026. Masa jeda tersebut dimanfaatkan oleh gabungan komisi DPRD untuk melakukan peninjauan lapangan pada 13 April 2026 serta pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 14 April 2026.

Melalui penyampaian LKPJ ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam meningkatkan kualitas pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Toba. (Ds)

(Sumber: ©MC Toba)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport