TOBA (Sumut) mediasergap.com – Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu mengapresiasi keberadaan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Reformed Injili Lumbantor di Desa Natolu Tali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat mengunjungi STT Reformed Injili Lumbantor, Rabu (30/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat langsung aktivitas pendidikan sekaligus berdialog dengan pengelola, dosen, dan mahasiswa.
Bupati Effendi menyampaikan bahwa keberadaan STT Reformed Injili Lumbantor menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan teologi. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan tersebut juga menjadi kebanggaan karena lahir dari inisiatif keluarga besar Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal Anumerta D.I. Panjaitan.
“D.I. Panjaitan kan bukan hanya milik Toba. Jadi nanti kita lihat momennya, kalau ada kegiatan di sini kita bersama kepala daerah lain juga tahu bahwa ini ada dan didirikan oleh keluarga D.I. Panjaitan. Ini menjadi kebanggaan kita karena ini inisiatif dari keluarga besar,” ujar Bupati Effendi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Toba mendukung keberadaan dan pengembangan STT Reformed Injili Lumbantor sesuai dengan ketentuan serta kewenangan pemerintah daerah.
Bupati juga membuka ruang komunikasi dengan pihak pengelola STT untuk mengetahui berbagai kebutuhan dan hal-hal yang dapat dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dalam rangka mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan tersebut.
STT Reformed Injili Lumbantor berada di bawah naungan Yayasan Herman Opul Panjaitan (HOP) yang telah berdiri sejak 2003.
Saat ini, STT tersebut memiliki 21 mahasiswa yang berasal dari berbagai denominasi gereja. Sebagai sekolah pendeta berasrama, STT Reformed Injili Lumbantor menyelenggarakan pendidikan selama empat tahun dengan tujuan menghasilkan lulusan bergelar Sarjana Teologi.
Keberadaan lembaga pendidikan ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pendidikan formal di bidang teologi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang diharapkan dapat memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Dosen Bidang Akademik dan Humas STT Reformed Injili Lumbantor, Desman Boys Pandjaitan, mengapresiasi kunjungan Bupati Toba.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan keterbukaan Bupati dalam mendengarkan kebutuhan serta perkembangan STT Reformed Injili Lumbantor.
“Sangat kagum karena Pak Bupati mau datang dan Pak Bupati tadi menyuruh datang untuk berbicara apa yang bisa dibantu. Terima kasih karena sudah sangat terbuka,” kata Desman.
Kunjungan Bupati Toba disambut langsung Ketua STT Reformed Injili Lumbantor, Tulus Nasution, didampingi Yusuf Sumitro Pasaribu yang juga merupakan dosen di STT tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berdialog dengan sejumlah mahasiswa mengenai pengalaman selama mengikuti pendidikan di STT Reformed Injili Lumbantor.
Salah seorang mahasiswa, Arthur Richard Panjaitan (24), yang saat ini duduk di Semester 9, menyampaikan harapannya agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan studinya.
“Harapan saya semoga dapat menyelesaikan studi di sini dan mendapat pekerjaan yang mapan,” ujar Arthur.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Toba untuk melihat secara langsung keberadaan serta perkembangan lembaga pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Toba.
Pemerintah daerah berharap keberadaan STT Reformed Injili Lumbantor dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, kompetensi, serta nilai-nilai pelayanan untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Hadir mendampingi Bupati Toba, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tumpal Panjaitan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rikardo Hutajulu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Harrizon Hutabarat, Kepala Bagian Prokopim Tri Sutrisno Samosir, serta Camat Silaen Lambok Silaen. (Ds)
