Media Sergap -->



Headline

Gelar Perkara Dugaan Pemalsuan Dokumen Perkara Sengketa Tanah di Jalan Sibel Kecamatan Medan Sunggal Jadi Sorotan

Medan (Sumut) mediasergap.comPenanganan dugaan pemalsuan dokumen dalam perkara sengketa tanah di Jalan Sibel, Kecamatan Medan Sunggal, kembali menjadi sorotan. Kuasa hukum pelapor Supe Sonny Mendrofa  S.H., mendesak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumatera Utara mengusut perkara tersebut secara tuntas, profesional, transparan dan tanpa pandang bulu.

Desakan itu disampaikan setelah Ditreskrimum Polda Sumut menggelar gelar perkara khusus sebagai tindak lanjut Laporan Polisi Nomor: LP/B/724/V/2025/SPKT/Polda Sumatera Utara, tertanggal 14 Mei 2025. Menurut pihak pelapor, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menguji seluruh alat bukti yang telah diserahkan kepada penyidik.

Dalam gelar perkara, kuasa hukum menyampaikan bahwa kliennya memiliki tiga Sertifikat Hak Milik (SHM) yang menurut mereka sah secara hukum. Sementara itu, pihak yang menguasai objek tanah disebut menggunakan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang berdasarkan hasil penelusuran mereka diduga telah dibatalkan sejak tahun 1993.

Meski demikian, Supe Soniy menegaskan pihaknya tidak ingin penyidik hanya berpatokan pada keterangan para pihak. Ia meminta seluruh dokumen diverifikasi secara menyeluruh kepada instansi yang berwenang, termasuk menelusuri riwayat penerbitan dokumen dan melakukan pemeriksaan langsung terhadap objek tanah yang disengketakan.

"Kami meminta penyidik bekerja profesional, objektif, independen, dan tidak boleh terpengaruh oleh kepentingan siapa pun. Jika memang ada dugaan penggunaan dokumen yang tidak lagi memiliki kekuatan hukum, maka harus diuji secara menyeluruh melalui proses penyidikan," tegas Nya.

Menurutnya, pencarian kebenaran materiil hanya dapat diwujudkan apabila seluruh alat bukti diuji secara terbuka dan setiap pihak diberikan kesempatan menyampaikan keterangannya.

Kuasa hukum juga meminta penyidik turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan titik koordinat, batas-batas tanah, serta kesesuaian objek yang tercantum dalam Sertifikat Hak Milik milik pelapor dengan bidang tanah yang saat ini dikuasai pihak lain.

Selain itu, pihaknya menilai proses penyelidikan tidak boleh berhenti hanya pada pemeriksaan administrasi. Apabila nantinya ditemukan dugaan adanya penggunaan dokumen yang tidak sah atau keterangan yang tidak sesuai dengan fakta, mereka berharap seluruh pihak yang diduga terlibat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan Surat Undangan Gelar Perkara Khusus Nomor: B/6270/VII/RES.1.9/2025/Ditreskrimum tertanggal 27 Juli 2026, penyidik Unit II Subdit Harda-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut tengah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan/atau memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP dan/atau Pasal 266 KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Sementara itu, melalui SP2HP Nomor: B/1706/VII/RES.1.9/2026/Ditreskrimum, penyidik menyampaikan telah menerima permohonan pelaksanaan gelar perkara khusus dari kuasa hukum pelapor dengan menghadirkan para pihak yang berkepentingan. Penyidik juga menyatakan akan mendalami seluruh keterangan dan alat bukti sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Supesoni menegaskan, pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, sehingga seluruh proses pembuktian sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.

"Kami hanya berharap perkara ini dituntaskan secara transparan dan profesional. Jangan sampai ada fakta yang terabaikan atau alat bukti yang tidak diuji secara maksimal. Siapa pun yang benar harus dilindungi, dan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (M)

Pemko Tebing Tinggi dan Pln Up3 Pematangsiantar Lakukan Penandatanganan Berita Acara Efisiensi Daya, Hemat Anggaran Ratusan Juta Per Bulan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi resmi menyepakati langkah efisiensi energi bersama PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Perhitungan Selisih Daya Terpasang di Ruang Utama Lantai 4 Kantor Wali Kota Tebing Tinggi, Kamis (30/7/2026). Penandatanganan tersebut merupakan hasil akhir dari survei lapangan bersama yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tebing Tinggi dan pihak PLN.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyambut baik kolaborasi strategis tersebut. Menurutnya, pembenahan daya terpasang ini tidak hanya memangkas beban APBD untuk pembayaran listrik, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Pemko dalam mendorong tata kelola energi daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik langkah efisiensi yang dilakukan PLN bersama Dishub Tebing Tinggi. Upaya ini bukan hanya mengurangi beban pembayaran listrik, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola energi yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah kota mendukung penuh program penertiban dan meterisasi yang dilakukan PLN. 

“Efisiensi energi adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus berkolaborasi dengan PLN agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan penerangan jalan yang nyaman, sekaligus memastikan penggunaan listrik yang tertib dan transparan," tambah Wali Kota.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, memaparkan laporan hasil survei terkait penertiban penggunaan listrik PJU di Kota Tebing Tinggi. Ia menjelaskan, dari pembenahan yang dilakukan, termasuk penggantian lampu jalan ke efisiensi tinggi dan pemasangan meteran baru, PLN mencatat potensi penghematan anggaran pemko yang fantastis. Pengurangan daya PJU sebesar 318.800 VA atau setara dengan penghematan biaya listrik hingga Rp191 juta per bulan. Ditambah lagi, efisiensi dari penertiban rutin berhasil memangkas biaya sekitar Rp70 juta per bulan.

“Total terdapat 6.731 titik PJU non-meterisasi yang diharapkan dapat segera dilakukan meterisasi. Langkah ini diambil untuk memastikan penggunaan daya lebih terukur dan efisien tanpa mengorbankan tingkat pencahayaan bagi masyarakat,” jelas Ramses.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Tebing Tinggi dan Manajer PLN UP3 Pematangsiantar.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Kadishub Bernard Hutapea, Kadis PUPR Tora Daeng, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Protokol Setdako Faisal Ahmad dan Tim peliputan Diskominfo Tebing Tinggi. (Ajs)

Sepakati Dua Perda Strategis, Pemkab Samosir dan DPRD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Berkelanjutan

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir bersama DPRD Kabupaten Samosir resmi menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda), yakni Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Perda tentang Pengelolaan Sampah. Persetujuan bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Nasip Simbolon serta Wakil Ketua DPRD Osvaldo A. Simbolon dan Sarhochel M. Tamba dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir, Rabu (29/7/2026).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa pengesahan kedua perda tersebut merupakan bukti nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, akuntabel, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurut Vandiko, Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat atas pengelolaan keuangan daerah yang telah dilaksanakan. Sementara itu, Perda tentang Pengelolaan Sampah menjadi landasan hukum yang penting dalam memperkuat pengelolaan lingkungan hidup sekaligus membangun budaya masyarakat yang peduli terhadap kebersihan.

"Kedua perda ini bukan sekadar memenuhi amanat peraturan perundang-undangan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam memperkuat pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Akuntabilitas pengelolaan keuangan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sebagai investasi bagi generasi mendatang," ujar Vandiko.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Samosir atas komitmen, pemikiran, serta kerja sama yang terjalin selama proses pembahasan kedua ranperda. Berbagai masukan yang diberikan melalui pembahasan Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), perangkat daerah, hingga Badan Pembentukan Peraturan Daerah dinilai telah memperkaya dan menyempurnakan substansi kedua perda.

"Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Vandiko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berdaya saing.

Terkait Perda Pengelolaan Sampah, Vandiko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

"Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya perda ini, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk mengelola sampah secara bijak, sehingga keindahan dan kelestarian Samosir sebagai kawasan strategis pariwisata nasional dapat terus terjaga," ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, insan pers, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembahasan kedua ranperda hingga mencapai persetujuan bersama.

Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis kedua perda tersebut akan menjadi pijakan penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. Melalui implementasi yang konsisten dan dukungan seluruh masyarakat, kedua perda ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kabupaten Samosir yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan. (D/Smart)

Hari Anak Nasional ke-42 Jadi Momentum Penguatan Komitmen Pemkab Toba dalam Pemenuhan Hak Anak

Toba (Sumut) mediasergap.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Toba untuk menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, saat menghadiri perayaan Hari Anak Nasional di UPTD SD Negeri 1 Paindoan, Balige, Rabu (29/7/2026). Di hadapan Para Siswa, Guru, dan Tenaga Pendidik, Wakil Bupati menyampaikan rasa bangga atas kehadiran anak-anak yang menjadi harapan masa depan Kabupaten Toba dan Indonesia.

"Kami bangga dengan keberadaan anak-anak kami yang ada di sekolah ini. Kami datang dalam rangka perayaan Hari Anak untuk menghormati keberadaan seluruh anak di Indonesia," ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah anak-anak yang merupakan kekayaan paling berharga bagi setiap keluarga sekaligus aset penting bagi masa depan bangsa.

"Kalian adalah kebanggaan kami. Kekayaan paling berharga bagi orang tua adalah anaknya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak para siswa untuk membiasakan diri hidup disiplin, menghormati orang tua, serta menjadi anak yang berakhlak baik sebagai bekal meraih cita-cita.

"Hal paling sederhana bagi anak-anak adalah bangun tepat waktu dan patuh kepada orang tua. Kebiasaan baik yang dimulai sejak dini akan membentuk karakter yang kuat di masa depan," pesannya.

Selain kepada para siswa, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri dalam membimbing dan membentuk karakter generasi muda. Ia mengajak para guru untuk terus memberikan pendidikan terbaik dengan penuh dedikasi dan kasih sayang.

"Kehadiran anak-anak adalah anugerah. Mari kita perjuangkan masa depan mereka dengan memberikan pendidikan terbaik, seluruh kemampuan, dan kasih sayang yang tulus," ungkapnya.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Toba juga menghadirkan berbagai layanan yang mendukung pemenuhan hak anak. Berbagai kegiatan tersebut meliputi layanan perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca, pemeriksaan golongan darah, serta pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) guna mendukung pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi anak.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Pemerintah Kabupaten Toba berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan demikian, anak-anak Kabupaten Toba dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan siap membangun daerah serta bangsa di masa depan. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Pastikan Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tetap Berjalan Pasca Kebakaran

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kota Tebing Tinggi bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda SMP Negeri 9 Tebing Tinggi dengan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung bagi seluruh siswa. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Pusaran Perjuangan, Rabu (29/7/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta aktivitas pendidikan tidak terganggu. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Deni Saragih.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 13.15 WIB menghanguskan satu gudang penyimpanan buku dan dua ruang kelas, yakni kelas IX-5 dan IX-6. Berkat respons cepat petugas Pemadam Kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah melakukan penyesuaian penggunaan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan. Pemerintah Kota Tebing Tinggi pun segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk menyiapkan solusi sementara berupa ruang belajar pengganti.

Wali Kota menegaskan bahwa keselamatan siswa dan keberlangsungan pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah.

"Begitu menerima informasi terjadinya kebakaran, kami langsung bergerak cepat meninjau lokasi. Yang paling utama adalah memastikan seluruh siswa tetap aman dan proses belajar mengajar tidak terganggu," ujar Wali Kota.

Ia juga meminta pihak sekolah mengatur penempatan siswa agar tidak terjadi penumpukan dalam satu ruang kelas. Menurutnya, kenyamanan dan efektivitas pembelajaran harus tetap terjaga meski dalam kondisi darurat.

"Kami telah meminta kepala sekolah menyiapkan tambahan ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai siswa belajar dalam kondisi kelas yang terlalu padat," tegasnya.

Selain penanganan jangka pendek, Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga akan mempercepat proses pemulihan fasilitas yang terdampak. Berbagai skema pendanaan akan dikaji, termasuk kemungkinan memanfaatkan dana penanggulangan bencana maupun mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat.

"Kami akan segera melakukan kajian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," kata Wali Kota.

Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap pemulihan sarana pendidikan di SMP Negeri 9 dapat segera terealisasi. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal dan para siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. (Ajs)

Pagelaran Budaya di PRSU: Tebing Tinggi Tampilkan Potensi UMKM dan Keragaman Seni

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi sukses memukau pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) lewat pagelaran seni dan pameran produk lokal bertajuk “Ragam Pesona Kota Lemang” di Panggung Budaya PRSU, Selasa (28/7/2026).

Ajang tahunan ini dimanfaatkan secara strategis oleh Pemko Tebing Tinggi untuk mengenalkan potensi budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kegiatan diawali dengan kunjungan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD ke Paviliun Tebing Tinggi. Di paviliun yang dikelola Dinas Perdagangan, UKM, dan Koperasi tersebut, dipamerkan ragam produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga komoditas unggulan daerah.

“Produk UMKM Tebing Tinggi adalah kebanggaan kita bersama. Melalui PRSU, kita ingin menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar lebih luas,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Usai mengunjungi Paviliun Tebing Tinggi, rombongan menuju panggung budaya untuk menyaksikan pagelaran seni tradisi dan kreasi yang dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi. Pertunjukan tersebut menampilkan dinamika keberagaman suku, agama, dan adat istiadat yang hidup harmonis di Kota Lemang.

Dalam pidatonya, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas serta penggerak pembangunan daerah.

“Keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang membentuk identitas masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai. Budaya harus menjadi kebanggaan sekaligus identitas yang memperkuat persatuan serta memperkenalkan Tebing Tinggi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional," tegas Wali Kota.

Panggung budaya semakin semarak dengan penampilan tari tradisi dan kreasi dari Sanggar Tari Cendana, Sanggar Sanrila Entertainment, Sanggar Pesona Nusantara, serta Sanggar Bunga Rampai. Tak hanya tarian, WSY Teater turut menyampaikan pesan edukatif melalui pertunjukan teater bertema "Pencegahan Panic Buying BBM", diselingi hiburan musik dari Shine Band.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari seniman, budayawan, pelaku UMKM, hingga panitia penyelenggara. Ia berharap keikutsertaan Tebing Tinggi di PRSU mampu mempererat hubungan antar daerah, meningkatkan promosi potensi unggulan, serta memberikan manfaat nyata bagi promosi daerah dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Mari kita jadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Tebing Tinggi yang lebih maju,” pungkas Wali Kota.

Turut hadir dalam pementasan tersebut Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khaddafi Nasution, Wakil Ketua DPRD Mhd. Ikhwan, Kabag Ren Polres Tebing Tinggi Kompol Harison Manik, Pabung Dandim 0204/DS Mayor Inf. P.M. Simanjuntak, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumut M. Liyansyah, Kepala Cabang Bank Sumut Tebing Tinggi Chairul Amin Pane, Ketua TP PKK Ny. Susmira Iman Irdian Saragih, Sekda Erwin Suheri Damanik, serta sejumlah pejabat OPD, camat, dan lurah. (Ajs)

Samosir Perkuat Sentra Bawang Putih, Petani Terima Bantuan 4 Ton Benih dari Kementan RI

Samosir (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Sebagai wujud komitmen tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan bantuan sebanyak 4 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian kepada dua kelompok tani di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Selasa (28/7/2026).

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pengembangan komoditas bawang putih di Kabupaten Samosir.

Bantuan diberikan kepada Kelompok Tani Hariara Makmur untuk pengembangan lahan seluas 1 hektare dan Kelompok Tani Saut Tani seluas 4 hektare, sehingga total areal pengembangan mencapai 5 hektare. Selain benih bawang putih, para petani juga menerima 50 rol mulsa, pupuk ZA sebanyak 1,75 ton, pupuk SP-36 sebanyak 1,75 ton, pupuk KCL sebanyak 2 ton, serta lima paket pestisida guna mendukung keberhasilan budidaya.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Pusat kepada petani sekaligus membuka peluang besar bagi Kabupaten Samosir untuk berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih.

"Berdasarkan data nasional, kebutuhan bawang putih Indonesia mencapai sekitar 600 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Ini menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Kabupaten Samosir. Di Sumatera Utara hanya ada tiga kabupaten yang memiliki kondisi lahan yang sesuai untuk pengembangan bawang putih, yaitu Humbang Hasundutan, Samosir, dan Pakpak Bharat," ujar Vandiko.

Menurutnya, apabila pengembangan bawang putih dilakukan secara serius dan berkelanjutan, komoditas ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan daerah, produksi bawang putih Samosir juga berpotensi memasok kebutuhan Provinsi Sumatera Utara hingga pasar nasional.

"Bawang putih memiliki nilai ekonomi tinggi dan manfaat yang luas, baik untuk kebutuhan konsumsi, kesehatan, maupun industri. Karena itu saya mengajak seluruh kelompok tani agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Tanam dan kelola dengan sungguh-sungguh. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus memberikan pendampingan agar program ini berhasil," tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh bantuan benih yang diberikan pemerintah tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan pertanaman bawang putih.

"Jangan menjual benih yang diberikan pemerintah. Gunakan seluruh bantuan ini untuk meningkatkan produksi. Jika program ini berhasil, pengembangannya akan terus kita dorong. Harapan kita, suatu saat nanti Bapak Presiden dapat melihat langsung keberhasilan pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir," tambahnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir, Parluhutan Samosir, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas strategis dengan prospek ekonomi yang menjanjikan karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi di pasar.

"Bawang putih adalah tanaman bernilai tinggi. Kebutuhannya terus meningkat dan harga jualnya cukup baik. Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Samosir," katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur, Joni Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada kelompoknya. Ia memastikan bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal sebagai motivasi untuk menghasilkan budidaya bawang putih yang berhasil.

"Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab. Kami juga berharap pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Samosir terus berlanjut sehingga kelompok kami dapat menjadi contoh dalam pengembangan bawang putih," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal pelaksanaan program, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga panen, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pengembangan bawang putih diharapkan terus berkembang menjadi komoditas unggulan daerah yang mampu mendukung swasembada pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Pemkab Toba Hadirkan Layanan Terpadu untuk Anak, Perkuat Literasi, Kesehatan, dan Administrasi Kependudukan

Toba (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan generasi anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi melalui berbagai program kolaboratif. Dalam rangkaian puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) bersama Dinas Kesehatan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menggelar kunjungan edukatif ke sejumlah sekolah di Kabupaten Toba, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di UPTD SD Negeri 2 Hinalang Bagasan, Balige, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sekaligus menghadirkan berbagai layanan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Kepala Dinas PMD PPA Kabupaten Toba, Melati Silalahi, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Toba terhadap pemenuhan hak-hak anak, baik melalui pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, maupun penguatan budaya literasi.

"Rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak anak. Puncak peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Toba akan dilaksanakan pada 4 Agustus 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba," ujar Melati Silalahi.

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Toba, Sahat M. Manullang, menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas. Menurutnya, peran guru, khususnya di jenjang pendidikan dasar, sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sejak usia dini.

"Saya ingin menyampaikan kepada bapak dan ibu guru bahwa pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama. Guru sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting karena pada fase inilah karakter anak mulai dibentuk sebagai bekal menghadapi masa depan," ungkap Sahat.

Penerapan pendidikan karakter di UPTD SD Negeri 2 Hinalang Bagasan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Toba. Kedisiplinan, ketertiban, serta antusiasme para siswa selama mengikuti kegiatan dinilai mencerminkan keberhasilan sekolah dalam membangun budaya belajar yang positif.

Suasana kegiatan semakin semarak ketika para siswa tampil dengan penuh percaya diri menyanyikan lagu, menceritakan isi buku yang telah dibaca, serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif. Penampilan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pembentukan karakter yang mendorong keberanian, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi sejak dini.

Sebagai bentuk pelayanan terpadu kepada anak, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Toba menghadirkan mobil perpustakaan keliling yang memberikan akses bacaan bagi para siswa guna meningkatkan minat baca dan budaya literasi. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan pelayanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) serta membagikan Kartu Keluarga (KK) yang telah dilengkapi data golongan darah anak.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba melalui UPT Puskesmas Soposurung turut memberikan pelayanan pemeriksaan golongan darah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak sejak dini.

Melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Toba berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat perlindungan anak, meningkatkan kualitas pendidikan karakter, memperluas akses layanan dasar, serta mendorong terwujudnya generasi Toba yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba Hendra Butarbutar, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Anna Maria Naibaho, Timbul Sihombing mewakili Penyuluh Perpustakaan Kabupaten Toba, serta jajaran perangkat daerah terkait. (Ds)

Perkuat Transformasi Digital, Kominfo Toba Tingkatkan Kapasitas Pengelola Website Perangkat Daerah

Balige (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bagi pengelola (Person in Charge/PIC) website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan yang digelar di Lantai II Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Toba, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengelola website resmi perangkat daerah sebagai sarana penyebarluasan informasi publik yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mengamanatkan setiap badan publik untuk menyediakan informasi yang terbuka, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Website resmi perangkat daerah menjadi salah satu media strategis dalam mewujudkan keterbukaan informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain mendukung keterbukaan informasi publik, pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai langkah mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan digital.

Kepala Bidang Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik Dinas Kominfo Kabupaten Toba, Ruddin Lumbantungkup, menegaskan bahwa optimalisasi website perangkat daerah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

"Melalui optimalisasi website perangkat daerah, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan layanan informasi yang lebih cepat, akurat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat," ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengelolaan website, mulai dari penyusunan dan publikasi berita, pengunggahan informasi pelayanan publik, hingga pengelolaan konten yang berkualitas, aktual, dan sesuai dengan standar keterbukaan informasi. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan mampu menghadirkan website yang aktif, informatif, dan menjadi sumber informasi resmi bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital diharapkan mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang semakin transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mempercepat terwujudnya transformasi digital di Kabupaten Toba. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Lepas Mahasiswa ke Al-Azhar Mesir, Perkuat Komitmen Pengembangan SDM Berdaya Saing Global

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kota Tebing Tinggi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui dukungan terhadap pendidikan tinggi. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelepasan dua mahasiswa asal Kota Tebing Tinggi yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia.

Pelepasan dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (27/7/2026). Momentum ini menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Dua mahasiswa yang dilepas adalah Kevin Farindra Adzan, yang telah menempuh pendidikan di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar sejak tahun 2024, serta Mhd. Fadly Saragih yang akan memulai perkuliahan sebagai mahasiswa baru pada Jurusan Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar As-Syarif Tahun Akademik 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan kedua putra daerah tersebut menembus perguruan tinggi bergengsi di Mesir. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Tebing Tinggi memiliki kualitas dan daya saing yang mampu berkompetisi di tingkat global.

"Keberangkatan kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kota Tebing Tinggi. Kami berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat menjadi bekal untuk membangun daerah dan bangsa," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus memperkuat pembangunan SDM melalui sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam mewujudkan kemajuan daerah. Menurutnya, keberhasilan generasi muda meraih pendidikan berkualitas merupakan modal penting untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

"Pemko Tebing Tinggi akan terus mendorong lahirnya generasi unggul yang berkarakter, berilmu, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah," tegasnya.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap kedua mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik, mengembangkan wawasan keilmuan, serta kembali mengabdikan ilmu dan pengalamannya demi kemajuan Kota Tebing Tinggi dan pembangunan bangsa.

Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Tebing Tinggi Azanul Akbar Lubis, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Faisal Ahmad, serta Tim Peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport