Media Sergap -->

Headline

Sat Binmas Polres Binjai Perkuat Sinergitas Kamtibmas Bersama Kecamatan Sei Bingai

Binjai (Sumut) mediasergap.comDalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Binmas Polres Binjai melaksanakan kegiatan sambang dan dialog bersama pemerintah Kecamatan Sei Bingai di Kantor Camat Namu Ukur Selatan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Binjai, AKP Christin Mahalayati Simanjuntak, S.S., M.H., didampingi personel Sat Binmas, dan disambut Camat Namu Ukur Selatan Thomas Sitepu, S.E. beserta jajaran Perangkat Kecamatan.

Melalui kegiatan ini, Polres Binjai menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Binjai.

AKP Christin Mahalayati Simanjuntak menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik antar unsur Tiga Pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat daerah, menjadi kunci utama dalam mendeteksi serta menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sejak dini.

“Kami ingin memastikan hubungan antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat tetap harmonis. Dengan sinergitas yang kuat, setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan kekeluargaan,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, pihak kecamatan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait maraknya kasus pencurian buah sawit yang meresahkan warga. Menanggapi hal itu, Sat Binmas Polres Binjai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).

Selain membahas situasi keamanan, Pihak Kecamatan juga memberikan apresiasi terhadap kinerja personel Bhabinkamtibmas yang dinilai aktif, responsif, dan mampu menjalin kerja sama yang baik dengan perangkat daerah serta Babinsa dalam menjaga stabilitas wilayah.

Pada kesempatan itu, Sat Binmas Polres Binjai turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai layanan pengaduan cepat tanggap yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.

Kegiatan sambang ini diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam menjaga keamanan lingkungan demi mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan maju menuju Indonesia Emas. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Momentum Harkitnas, Bupati Samosir Ajak Pemuda Jaga Identitas dan Kuasai Teknologi

Samosir (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menggelar upacara di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (20/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, jajaran ASN, TNI/Polri, serta pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom bertindak sebagai Inspektur Upacara didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk. Hadir pula Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, para pimpinan OPD, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan bangsa di era digital, di mana perjuangan tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjaga kualitas sumber daya manusia, informasi, dan masa depan generasi muda.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakannya, Bupati Vandiko menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk mengenang lahirnya semangat persatuan bangsa sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus kita hidupkan melalui penguatan pendidikan, literasi digital, karakter generasi muda, dan kemampuan menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri bangsa,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, memasuki era transformasi digital, generasi muda memiliki peran penting sebagai pelaku perubahan dan pembangunan bangsa. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital secara positif dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga menyampaikan sejumlah program prioritas nasional yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan, layanan kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi desa.

Selain itu, perhatian terhadap perlindungan anak di ruang digital juga menjadi sorotan melalui penerapan kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan aman.

Bupati Vandiko mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Samosir, untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai semangat bersama dalam membangun daerah yang maju, unggul, dan berdaya saing.

“Kita ingin generasi muda Samosir tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai budaya dan semangat gotong royong,” tegasnya.

Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan. Kehadiran para pelajar menjadi simbol bahwa nilai persatuan, nasionalisme, dan semangat kebangkitan terus diwariskan lintas generasi demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (D/Smart)

Pemkab Samosir Ajukan Penguatan Sinyal Telekomunikasi di 15 Titik Wilayah

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang, melakukan kunjungan kerja ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi di Centennial Tower, Jakarta, Senin (19/5/2026). Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar bersama Plt. Direktur Infrastruktur, Darien Aldiano.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan usulan penanganan blankspot dan penguatan kualitas sinyal telekomunikasi di 15 titik wilayah Kabupaten Samosir yang masih mengalami kendala jaringan.

Bupati Vandiko menjelaskan bahwa peningkatan layanan telekomunikasi sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Samosir sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Danau Toba. Tingginya kunjungan wisatawan, yang mencapai sekitar 2,4 juta kunjungan pada tahun lalu, membutuhkan dukungan jaringan telekomunikasi yang stabil dan berkualitas.

“Kabupaten Samosir sebagai destinasi wisata nasional membutuhkan dukungan jaringan telekomunikasi yang baik untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan. Kami berharap BAKTI Komdigi dapat mendukung percepatan penanganan blankspot dan sinyal tidak stabil di wilayah kami,” ujar Vandiko.

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan akses telekomunikasi di wilayah Samosir dan meminta agar tim teknis kedua pihak segera melakukan koordinasi lanjutan.

“Kami menerima usulan ini dengan baik dan siap mendukung penanganan blankspot di Kabupaten Samosir. Apalagi Samosir merupakan daerah yang aktif menyelenggarakan event nasional maupun internasional,” ungkap Fadhilah.

Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendukung pemerataan akses telekomunikasi dan pengembangan sektor pariwisata daerah. (D/Smart)

Harkitnas 2026 Jadi Momentum Menyalakan Kembali Semangat “Boedi Oetomo” di Kabupaten Toba

Balige (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan penuh khidmat melalui upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Toba, Rabu (20/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi utama masa depan bangsa di tengah perkembangan zaman dan transformasi digital.

Dalam pidato Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Bupati Toba, disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum bersejarah yang merujuk pada lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Organisasi tersebut menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional dan semangat persatuan bangsa Indonesia.

Semangat kebangkitan itu dinilai tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan baru berupa kedaulatan informasi dan transformasi digital. Kebangkitan nasional tidak lagi sekadar perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan membangun kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, serta menjaga karakter bangsa.

“Tema Harkitnas tahun ini mencerminkan semangat menjaga Ibu Pertiwi melalui perlindungan terhadap para tunas bangsa agar Indonesia semakin maju, mandiri, dan berdaulat,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Bupati Toba.

Dalam pidato tersebut juga dijelaskan berbagai program strategis nasional yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan kualitas guru, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat perekonomian desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Di bidang digital, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi generasi muda melalui penerapan PP TUNAS atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Kebijakan tersebut antara lain mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun demi menciptakan ruang digital yang sehat dan aman.

Bupati Toba menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi energi bersama untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan mendukung pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati menutup amanat Menteri Komunikasi dan Digital.

Peringatan Harkitnas 2026 di Kabupaten Toba diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing di era digital. (Ds)

Pemkab Toba Tertibkan Pedagang Demi Penataan Kota Balige yang Lebih Rapi dan Nyaman

Balige (Sumut) mediasergap.comPemerintah Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan tata kota yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui kegiatan penertiban pedagang di Jalan Gereja, tepatnya di depan RS HKBP Balige, Rabu (20/5/2026), Pemkab Toba melakukan penataan kawasan yang selama ini digunakan sebagai tempat berjualan di Daerah Milik Jalan (Damija).

Kegiatan penertiban tersebut dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Toba bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta didukung unsur TNI dan Polri. Para pedagang dibantu membongkar kios maupun lapak yang berdiri di area Damija sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi jalan dan fasilitas umum.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Toba, Saut MT. Sihombing, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk mendukung penataan Kota Balige agar semakin tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.

“Penertiban ini merupakan bagian dari penataan kota. Sebelumnya pemerintah telah menyampaikan surat imbauan kepada para pedagang sehingga kegiatan berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Saut di sela kegiatan.

Ia menyebutkan, sekitar 17 hingga 20 lapak pedagang berhasil dipindahkan secara humanis tanpa adanya penolakan. Bahkan sejumlah pedagang secara sukarela membongkar lapak mereka sendiri, sementara petugas turut membantu proses pembongkaran.

“Syukurnya seluruh proses berlangsung kondusif. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk mendukung penataan kota yang lebih baik,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Toba juga memastikan akan melakukan pengawasan dan peninjauan rutin guna menjaga kawasan tersebut tetap tertib serta mencegah penggunaan kembali area Damija secara tidak semestinya.

Usai penertiban, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba akan melanjutkan penanganan dengan melakukan normalisasi parit yang selama ini mengalami penyumbatan.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, mengatakan bahwa area Damija nantinya akan dikembalikan sesuai fungsi utamanya, baik sebagai badan jalan, saluran drainase, maupun fasilitas pejalan kaki.

“Setelah ini kita akan melakukan normalisasi parit agar aliran air kembali lancar. Selanjutnya area Daerah Milik Jalan akan dikembalikan sesuai peruntukannya demi kepentingan masyarakat luas,” jelasnya.

Melalui langkah ini, Pemkab Toba berharap wajah Kota Balige semakin tertata, aman, bersih, dan mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari. (Ds)

Pemkab Toba Fasilitasi Usulan Legalitas Tambang Rakyat di Uluan

Toba (Sumut) mediasergap.com - Harapan masyarakat di Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, untuk memperoleh kepastian hukum terhadap aktivitas tambang rakyat mulai mendapat perhatian pemerintah. Warga dari empat desa, yakni Desa Sigaol Timur, Sigaol Barat, Siregar Aek Nalas, dan Sampuara, menyampaikan permohonan legalitas penambangan batu rakyat yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus melakukan peninjauan lapangan ke lokasi yang diusulkan, Selasa (19/05/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi dan titik lokasi penambangan yang akan diajukan dalam usulan legalitas kepada pemerintah provinsi.

“Atas usulan warga, kita turun langsung ke lapangan untuk melihat bagaimana kondisi sebenarnya. Dalam peninjauan ini, kita juga melibatkan KPH Wilayah IV Balige,” ujar Wakil Bupati.

Dalam kegiatan tersebut, warga turut mendampingi rombongan dan menunjukkan lokasi penambangan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah berharap, apabila usulan legalitas nantinya mendapat persetujuan dari pemerintah provinsi, aktivitas tambang rakyat dapat dikelola lebih tertib, terarah, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Ke depan, penambangan rakyat direncanakan difokuskan pada satu titik tertentu sehingga tidak lagi dilakukan secara sporadis di berbagai lokasi. Selain itu, aktivitas penambangan juga diharapkan tetap menggunakan metode manual tanpa alat berat agar dampak terhadap lingkungan dapat diminimalisir.

“Kita berharap jika usulan ini dikabulkan, maka penambangan dilakukan di satu titik dan tidak lagi tersebar secara sporadis. Penambangan juga dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat,” tambahnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba dalam hal ini berperan sebagai fasilitator yang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.

“Kita hanya menyampaikan usulan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.

Langkah peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membuka ruang dialog bersama masyarakat sekaligus mencari solusi yang seimbang antara kebutuhan ekonomi warga dan aspek legalitas serta kelestarian lingkungan. Diharapkan, melalui sinergi antara masyarakat dan pemerintah, aktivitas tambang rakyat di Kecamatan Uluan dapat berjalan lebih tertata, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (Ds)

Pemkab Samosir Tegaskan Komitmen Pengadaan Bersih dan Berkualitas

Samosir (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang digelar di Hotel Labersa, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, dan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pelaku pengadaan, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta Aparat Penegak Hukum (APH).

FGD diikuti para SAB, Asisten II Hotraja Sitanggang, pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir, Plt. Kepala UKPBJ Ronny Sirait, hingga para pelaku pengadaan yang terdiri dari pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pokja pemilihan, dan pejabat pengadaan UKPBJ.

Sejumlah narasumber turut hadir memberikan penguatan materi dan pemahaman, di antaranya Tenaga Ahli Pengadaan Barang/Jasa Benny Rojeston Nainggolan, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Samosir Maulita Sary, Kasat Reskrim Polres Samosir Edward Sidauruk, Plt. Inspektorat Kabupaten Samosir Mantun Sinaga, serta Tenaga Ahli LKPP.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor strategis yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh proses pengadaan harus dijalankan secara profesional, tepat sasaran, dan sesuai regulasi yang berlaku.

“Mitigasi risiko bukan lagi sesuatu yang opsional, tetapi wajib dilakukan secara proaktif sejak dini. Tujuannya untuk mencegah potensi kerugian negara sekaligus memastikan hasil pengadaan benar-benar berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Ariston.

Ia menekankan bahwa paradigma pengadaan saat ini tidak boleh hanya berorientasi pada rasa takut terhadap risiko hukum, melainkan harus mengedepankan kemampuan dalam memetakan, mengelola, dan meminimalisir risiko sejak tahap perencanaan.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara pelaku pengadaan, APIP, dan APH menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Forum seperti ini diharapkan menjadi ruang konsultasi yang sehat dan terbuka sehingga setiap kendala dapat diselesaikan lebih awal sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

“Dengan komunikasi yang baik, kita dapat memahami bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian pekerjaan dilakukan secara benar. Mari berhati-hati dan patuh terhadap aturan administrasi agar tidak tersandung masalah hukum,” tambahnya.

FGD ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Samosir dalam membangun budaya kerja yang lebih profesional, edukatif, dan preventif dalam tata kelola pemerintahan. Pendekatan pengawasan kini diarahkan tidak semata-mata bersifat represif, tetapi juga memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pelaku pengadaan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, APIP, dan APH, diharapkan tercipta sistem pengadaan barang dan jasa yang semakin berkualitas, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Percepatan Penangulangan Penyakit Menular, Pemko Tebing Tinggi Luncurkan Inovasi "Pintu Radiasi" Untuk Percepat Deteksi TBC

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melalui Dinas Kesehatan memperkenalkan sebuah terobosan baru dalam deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC), yakni "Pintu Radiasi" (Pusat Investigasi dan Temukan Kasus TBC dengan Radiografi Aktif di Lokasi). Melalui inovasi ini, proses diagnosis yang sebelumnya memakan waktu hingga dua minggu, kini dipangkas menjadi hanya dua hari saja.

Inovasi ini diperkenalkan secara resmi dalam rangkaian Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pencegahan TBC yang digelar di Lapangan Kantor Camat Rambutan, Jalan Gunung Leuser, Selasa (19/5/2026).

Kehadiran inovasi ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih. Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen penuh dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui gerakan masyarakat hidup sehat dan percepatan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular.

Kegiatan yang diawali dengan senam aerobik bersama ini dihadiri oleh Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Kepala Puskesmas, para kader posyandu dan tenaga kesehatan se-Kota Tebing Tinggi, serta masyarakat Kecamatan Rambutan. Kegiatan ini juga menghadirkan dr. Rudy Irawan sebagai narasumber.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota memberikan apresiasi kepada para seluruh kader posyandu dan kader Germas yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader memiliki peranan penting dalam menjalankan berbagai program kesehatan pemerintah, meskipun insentif yang diterima masih sangat minim. Wali Kota mengatakan telah meminta jajaran terkait untuk mengkaji kembali sistem pembayaran honor kader agar lebih mudah diterima.

"Kader posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan kader," ujar Wali Kota disambut antusias para peserta.

Wali Kota juga menyoroti persoalan penyakit TBC yang masih menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mengatakan, TBC bukan hanya berdampak pada kesehatan individu, namun juga mempengaruhi kualitas hidup keluarga dan produktivitas masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan Wali Kota, bahwa satu penderita TBC yang tidak menjalani pengobatan secara tuntas dapat menularkan penyakit kepada 10 hingga 15 orang di sekitarnya. Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga lingkungan sehat, serta tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian TBC melalui peningkatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, penemuan kasus secara aktif, serta pendampingan pengobatan secara tuntas,” kata Wali Kota.

Wali Kota juga mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia setelah India. Untuk itu, Wali Kota meminta seluruh tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dapat bersinergi dalam menekan angka penyebaran TBC di Kota Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, dalam laporannya menyampaikan bahwa TBC bukan hanya persoalan medis semata, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat, seperti kepadatan hunian, sanitasi lingkungan, hingga perilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu, menurutnya, pendekatan promotif dan preventif harus terus diperkuat melalui Germas dan pembudayaan PHBS di tengah masyarakat.

Kadis Kesehatan mengatakan inovasi “Pintu Radiasi” mengusung tagline “Layanan X-Ray Datang, TB Kita Berantas”. Inovasi tersebut merupakan strategi jemput bola berbasis teknologi untuk mempercepat penemuan kasus TBC melalui layanan screening X-ray portable di tengah masyarakat. 

"Program tersebut dijadwalkan berlangsung di 31 lokasi yang menyasar wilayah kecamatan, kelurahan, pasar, pabrik, lapas, hingga rumah susun dengan target ribuan masyarakat menjalani screening hingga triwulan ketiga tahun 2026," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah kasus TB Paru di Kota Tebing Tinggi pada tahun 2025 tercatat sebanyak 511 kasus, dengan angka tertinggi berada di Kecamatan Rambutan sebanyak 105 kasus.

Melalui inovasi tersebut, pemerintah berharap penemuan kasus TBC dapat lebih maksimal sehingga penanganan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat untuk memutus rantai penularan di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan guna menunjang kegiatan posyandu di wilayah masing-masing, pada kesempatan tersebut Wali Kota juga menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukasi (APE) kepada enam Puskesmas, yakni Puskesmas Pabatu, Sri Padang, Tanjung Marulak, Teluk Karang, Pasar Gambir, dan Puskesmas Satria. (Ajs)

POLRES LANGKAT TEGAS BERANTAS NARKOTIKA, KASUS SABU DI BESITANG BERHASIL DIUNGKAP

Langkat (Sumut) mediasergap.com - Polres Langkat melalui Satuan Reserse Narkoba kembali menunjukkan komitmen dan ketegasannya dalam anggota peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya, Rabu (06/05/2026).

Penindakan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar jaringan.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Tim Opsnal Satuan I Satres Narkoba Polres Langkat bergerak cepat mendengarkan informasi masyarakat dengan melakukan penyelidikan intensif di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penggerebekan di sebuah gubuk yang berada di areal perkebunan sawit Dusun IX Pekan Bukit Selamat, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Dari lokasi, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku tak terduga berinisial APS (23), sementara satu pelaku tak terduga lainnya melarikan diri dengan cara melompat ke aliran sungai dan saat ini masih dalam izin.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan bukti barang berupa 2 bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,10 gram, 1 bal plastik klip kosong, 1 alat memindahkan sabu dari pipet plastik, serta 1 unit pengukur elektrik yang diperkirakan digunakan untuk aktivitas, tiba-tiba APS mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut juga miliknya.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Langkat guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut serta pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Amrizal Hasibuan, SH, MH menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil respon cepat atas informasi masyarakat yang langsung ditindaklanjuti oleh personel di lapangan.

“Kami akan terus bergerak cepat dan tegas dalam menindak setiap laporan terkait narkotika, tidak ada ruang bagi pelaku, dan kasus ini akan terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si. memberikan apresiasi kepada jajaran Satres Narkoba atas kinerja profesional dan responsif dalam pelaksanaan tugas.

Kapolres menegaskan, Polres Langkat berkomitmen penuh dalam perang memberantas narkotika dan tidak akan memberi celah bagi para pelaku kejahatan tersebut.

“Penindakan akan terus kami lakukan secara tegas, profesional, dan terukur, siapapun yang terlibat akan kami tindak tanpa pandang bulu serta kami kembangkan hingga ke jaringan yang lebih besar,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyebaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Dengan pengungkapan ini, Polres Langkat menegaskan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta bersih dari peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Langkat. (Roni K)

Undercover Satres Narkoba Polres Binjai Berhasil Ungkap Dugaan Peredaran Sabu

 

Binjai (Sumut) mediasergap.comSatuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AS (23) diamankan petugas di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kanit II Satres Narkoba Polres Binjai, IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H., terkait adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan secara undercover. Saat berada di lokasi kejadian, petugas mendapati dua pria yang sedang duduk di atas sepeda motor. Ketika didekati, salah seorang pria turun dari sepeda motornya dan menghampiri petugas sambil menawarkan barang diduga narkotika.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan AS beserta barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,14 gram dan uang tunai sebesar Rp50.000. Sementara satu orang lainnya yang berada di lokasi berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, menjelaskan bahwa tersangka merupakan warga Desa Namotongan, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat. Saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI tentang KUHP dan UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” tegas AKP Ismail Pane.

Kapolres Binjai, AKBP Mirzal, mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkoba. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak pidana narkotika melalui layanan Call Center 110.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Polres Binjai berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Binjai,” ujar AKBP Mirzal. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Polres Binjai)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport