Media Sergap -->








Headline

Benarkah Diduga Oknum Polantas Polsek Medan Helvetia Minta Uang Damai Dari Pengemudi Truck Cold Diesel ?

Medan (Sumut) mediasergap.com - Kabar adanya dugaan permintaan uang damai kepada (R) pengemudi Truck Cold Diesel roda empat bewarna kuning dengan Nomor Polisi "BK. 9069 EP" dengan dugaan nama (BW) oknum Polantas Polsek Medan Helvetia akhirnya bocor ke media, sebagaimana informasi kejadian ini pernah dikisahkan (R) kepada awak media ini melalui pembicaraan panggilan watshaap pada "Minggu, 18/10/2026 sekira Pukul. 18.47 Wib. 

Dalam keterangannya "(R) menyebut nama "(BW) petugas Polantas Polsek Medan Helvetia yang berawal ketika Truck Colt Diesel yang dikemudikannya di stop disekitar kawasan  persimpangan Griya Medan Helvetia, selanjutnya saat surat kelengkapan kenderaan truck tersebut di chek ternyata pembayaran pajaknya sudah mati.

Lebih detail "(R) mengemukakan karena telah bersalah akhirnya dirinya hanya bisa pasrah namun tetap berharap diproses dengan mudah sehingga terjadilah dugaan adanya permintaan uang damai dengan sebelumnya "(BW) meminta sejumlah Rp. 500 Ribu namun "(R) terus bermohon dengan hanya kesanggupan Rp. 100 ribu hingga akhirnya dil Rp. 300 Ribu. 

Dalam pembicaraan panggilan watshaas tersebut' awak media ini juga mempertanyakan apakah "(R) merasa keberatan dengan diberikannya uang Rp. 300 Ribu tersebut, ia pun mengatakan agak keberatan namun tidak begitu mempersoalkan, "Sebenarnya saya agak keberatan bang namun karena sudah selesai sekarang ini tidak begitu saya persoalkan lagi" ujar "(R) menutup pembicaraan tersebut. 

Kejadian ini tentunya meminta keterbukaan dan patut dijawab secara terbuka dan "Kapolsek Medan Helvetia dan pimpinan satuan lalu lintas" agar segera menelusuri kejadian tersebut dengan memeriksa keterangan pengemudi Truck Cold Diesel "(R) serta "(BW).

Sebagaimana dikisahkan dalam kronologi kejadian maka sebaiknya pimpinan kepolisian harus melakukan pemeriksaan, apakah permintaan uang Rp. 300 Ribu tersebut dilakukan diluar mekanisme. 

Sebab penegakan hukum lalu lintas tidak boleh berubah menjadi persoalan transaksi yang tidak jelas atau untuk memperkaya diri sendiri, apalagi petugas Polantas berdasarkan undang-undang lalu lintas memiliki kewenangan melakukan penindakan penilangan. 

Sebelum berita ini naik tayang, awak media mencoba mengkonfirmasi "(BW) sebanyak dua kali melalui via watshaap untuk meminta klarifikasinya, pada awalnya "(BW) menyanggah kejadian tersebut dengan mengatakan "Maaf bang bukti yang perlu dan saya belum pernah begituan, terimakasih" ujarnya. 

Pada hari berikutnya awak media ini juga mencoba kembali mengkonfirmasi "(BW) dan menyertakan bukti rekaman pembicaraan awak media dengan "(R) namun sampai berita ini naik tayang "(BW) tidak juga memberikan sanggahannya. (Red)

Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Toba Salurkan 2,2 Ton Benih Bawang Merah kepada 14 Kelompok Tani

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan sebanyak 2,2 ton benih bawang merah kepada 14 kelompok tani (Poktan) yang tersebar di tujuh kecamatan. Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2026 ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi, meningkatkan produksi pertanian, serta menjaga ketersediaan pasokan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Selasa (3/11/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, menjelaskan bahwa bantuan benih diberikan berdasarkan luas lahan yang diajukan masing-masing kelompok tani melalui proposal. Setiap kelompok menerima sekitar 150–200 kilogram benih bawang merah sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan yang diusulkan.

Lena berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani melalui kegiatan penanaman yang terencana dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produksi bawang merah, program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong tumbuhnya penangkar benih lokal sehingga kebutuhan benih di Kabupaten Toba ke depan dapat dipenuhi dari hasil produksi petani sendiri.

“Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan kita. Harapan kami, bantuan ini benar-benar ditanam dan dimanfaatkan sehingga ke depan kebutuhan benih dapat dipenuhi dari petani lokal,” ujar Lena.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan benih bawang merah tersebut merupakan bagian dari rencana aksi pengendalian inflasi daerah. Hal ini mengingat bawang merah menjadi salah satu komoditas pangan yang turut memengaruhi perkembangan inflasi di Kabupaten Toba.

Ia mengimbau kelompok tani penerima bantuan agar segera melakukan penanaman sehingga hasil panen nantinya dapat mendukung ketersediaan pasokan di pasar, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan, termasuk Natal, Tahun Baru, hingga Lebaran.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Toba melalui program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga membuka peluang fasilitasi pemasaran bagi petani yang menghadapi kendala dalam menjual hasil panennya. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan klaster kemitraan dengan mempertemukan petani dan offtaker atau pihak penyerap hasil produksi, termasuk dukungan fasilitas angkutan menuju lokasi penampungan.

Adapun 14 kelompok tani penerima bantuan tersebut berasal dari Kecamatan Balige, Parmaksian, Porsea, Sigumpar, Tampahan, Silaen, dan Laguboti.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap pengembangan komoditas bawang merah dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ekonomi petani, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Pintor Napitupulu. (Dosi)

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp376 Juta Untuk Rumah Ibadah dan Panti Asuhan

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada PT Bank Sumut atas penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2026 yang diperuntukkan bagi rumah ibadah dan panti asuhan di Kota Tebing Tinggi.

Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Bantuan CSR Bank Sumut Tahun 2026 untuk Peningkatan Kenyamanan Rumah Ibadah dan Panti Asuhan di Kota Tebing Tinggi, bertempat di Ruang Aula Lantai IV Balai Kota, Selasa (3/11/2026).

"Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Wali Kota.

Wali Kota berpesan agar bantuan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tepat sasaran, serta dipelihara secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Kepada para pengurus rumah ibadah dan pengelola panti asuhan penerima bantuan, Wali Kota berharap bantuan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, pembinaan, serta kepedulian kepada masyarakat.

"Kepada Bank Sumut, saya berharap kerja sama dan kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dapat terus ditingkatkan. Semoga program-program CSR ke depan semakin menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah," harap Wali Kota.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun Kota Tebing Tinggi dengan mengusung semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

"Pemerintah kota tidak dapat bekerja sendiri. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang lebih baik ke depannya," pungkas Wali Kota, mengakhiri sambutannya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Erwin Suheri Damanik menerangkan bahwa realisasi penerima manfaat bantuan dana CSR tahun ini mencakup 17 masjid (termasuk fasilitas keagamaan seperti Majelis Mursyiddin Thariqat), 7 gereja, 1 kuil Hindu (Shri Singgamakali Kuil), serta 1 unit panti asuhan, yakni Yayasan Panti Asuhan Islam Amaliyah.

"Kami melaporkan bahwa alokasi dana CSR tahun ini harus dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan ketentuan, karena sisa alokasi yang tidak direalisasikan tidak dapat dialihkan pelaksanaannya ke tahun berikutnya," jelas Sekdako.

Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pincab) PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, Chairul Amin, menyampaikan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan CSR Tahun 2026 untuk peningkatan kenyamanan rumah ibadah dan panti asuhan dengan total nilai sebesar Rp376.120.874 (tiga ratus tujuh puluh enam juta seratus dua puluh ribu delapan ratus tujuh puluh empat rupiah).

"Kami memandang bahwa rumah ibadah dan panti asuhan merupakan dua institusi sosial yang memiliki peran fundamental dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat," ujar Chairul Amin.

Turut hadir dalam acara tersebut, para Asisten, Staf Ahli, perwakilan kepala OPD, para Camat, tamu undangan dari unsur penerima bantuan, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

KAPOLRES BINJAI KUNJUNGI KAMPUS AL WASHLIYAH, AJAK MAHASISWA CEGAH NARKOBA DAN KEJAHATAN DIGITAL

BINJAI (Sumut) mediasergap.com – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan ke Kampus Al Washliyah Kota Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Senin (02/11/2026) pukul 09.40 WIB. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) guna mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Binjai AKP Christin M. Simanjuntak, S.S., M.H., Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., Kasat Lantas IPTU Janitra Giri Satya, S.Tr.K., M.H., pengurus Al Washliyah, pihak kampus, serta sekitar 100 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kapolres Binjai mengajak para mahasiswa menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika, judi online, serta penipuan online. Kapolres turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan masyarakat serta mengimbau mahasiswa untuk mematuhi peraturan lalu lintas, khususnya selama pelaksanaan Operasi Patuh Toba.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi terkait cara menyikapi informasi yang belum terverifikasi agar tidak menyebarkan berita bohong maupun ujaran kebencian, serta mengajak mahasiswa menjauhi lingkungan yang berpotensi terlibat penyalahgunaan narkotika. Mahasiswa juga diimbau segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana melalui layanan Call Center 110.

Kunjungan yang berakhir pada pukul 10.30 WIB tersebut ditutup dengan foto bersama. Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Polres Binjai berkomitmen membangun kedekatan yang humanis dengan kalangan pendidikan, memperkuat sinergi Polri dan masyarakat, serta mencegah kenakalan remaja demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Binjai. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026, Dorong Sport Tourist dan Gairah Olahraga Otomotif di Kabupaten Toba

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Toba mengajak seluruh masyarakat, khususnya pecinta olahraga otomotif dan motocross, untuk turut menyukseskan kegiatan Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–15 November 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong perkembangan olahraga otomotif sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Toba sebagai daerah yang memiliki daya tarik wisata dan mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional, Senin (02/11/2026).

Melalui ajang ini, para pembalap motocross dan grasstrack dari berbagai daerah diharapkan dapat menunjukkan kemampuan, keterampilan, serta sportivitas dalam berkompetisi memperebutkan gelar juara.

Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, bersama Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Selain menjadi wadah bagi para pembalap untuk mengembangkan bakat dan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat, menggerakkan perekonomian lokal, serta memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Kabupaten Toba.

Pemerintah Kabupaten Toba mengundang seluruh masyarakat untuk menyaksikan secara langsung aksi para pembalap, mulai dari adu kecepatan hingga berbagai atraksi menantang di lintasan motocross dan grasstrack.

Bagi para pembalap yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung berikut:

Jafar: +62 813-7070-2276

Mari bersama-sama meramaikan dan menyukseskan Bupati Toba Cup Motocross & Grasstrack 2026 sebagai wujud dukungan terhadap kemajuan olahraga, pariwisata, dan perekonomian masyarakat Kabupaten Toba.

14–15 November 2026.



Sinergi Pemkab dan Yayasan, SMA Plus Santo Mikael Pangururan Ditargetkan Beroperasi 2027

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com – Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan sarana pendidikan unggulan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan SMA Plus Berasrama Santo Mikael Pangururan yang direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan tahun 2026, dengan penerimaan peserta didik baru ditargetkan pada tahun ajaran 2027.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom saat melakukan kunjungan balasan ke Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan yayasan dalam menghadirkan lembaga pendidikan unggulan yang tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, iman, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan budaya digital.

Kehadiran SMA Plus Berasrama Santo Mikael diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi muda Samosir yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. Sekolah ini mengusung motto “Educating Compassionate Future Leaders for God, Humanity, and the Integrity of Creation”, dengan memberikan prioritas kepada putra-putri Samosir, termasuk peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, menyambut baik kunjungan langsung Bupati Samosir. Menurutnya, kehadiran kepala daerah tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi yayasan untuk mempercepat realisasi pembangunan sekolah unggulan yang telah direncanakan bersama Pemerintah Kabupaten Samosir.

“Suatu kehormatan bagi kami. Kami sangat bangga dan bersyukur, Bapak menjadi Bupati pertama yang hadir di Yayasan Santo Yoseph. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kami untuk semakin mempercepat program yang sudah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Samosir,” ujar Pastor Fridolinus.

Ia menjelaskan, pembangunan SMA Plus Santo Mikael juga memperoleh dukungan dari Uskup Agung Medan. Dengan dukungan tersebut, yayasan berkomitmen memulai tahapan pembangunan pada tahun 2026 dan mempersiapkan penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran 2027.

Pada tahap awal, SMA Santo Mikael akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembelajaran sementara, sembari pembangunan kompleks sekolah dan asrama dilaksanakan. Yayasan menargetkan dalam dua tahun ke depan seluruh aktivitas pendidikan dapat dipusatkan di kompleks SMA Plus Santo Mikael.

“Kita harus bergerak cepat. Pada masa periode Pak Bupati, SMA unggul ini sudah harus terwujud dan diresmikan. Dengan sambutan dan dukungan Pak Bupati, kami yakin pembangunan SMA Plus ini akan berhasil. Yayasan Santo Yoseph siap berkolaborasi demi kemajuan dan mutu pendidikan di Samosir,” ungkapnya.

Selain mengembangkan kemampuan akademik dan pembentukan karakter, konsep pendidikan SMA Plus Santo Mikael juga akan mengintegrasikan kekayaan budaya Batak sebagai bagian dari pembentukan identitas peserta didik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, siswa diharapkan dapat mengenal, mendalami, melestarikan, sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas hingga tingkat internasional.

Pembinaan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan public speaking juga menjadi bagian dari konsep pendidikan yang disiapkan. Dengan demikian, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan sosial, wawasan budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dari sisi infrastruktur, pembangunan SMA Plus Berasrama Santo Mikael diproyeksikan membutuhkan investasi jangka panjang sekitar Rp41 miliar yang akan dilaksanakan melalui empat fase pengembangan. Kompleks pendidikan tersebut direncanakan berdiri di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, berdekatan dengan Puskesmas Buhit, di atas lahan seluas kurang lebih 3,2 hektare.

Fasilitas yang direncanakan meliputi gedung sekolah, asrama putra dan putri, aula, lapangan sepak bola, lapangan basket, kolam renang, taman siswa, rumah kaca (green house), lahan pertanian, area parkir, gapura, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa kunjungannya ke yayasan merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan sekolah unggulan yang telah lama menjadi cita-cita pembangunan pendidikan di Kabupaten Samosir.

“SMA unggulan ini sudah lama kami idam-idamkan dan cita-citakan. Kehadiran kami hari ini menunjukkan keseriusan untuk mengupayakan agar SMA Plus hadir di Samosir,” ujar Vandiko.

Ia menyampaikan bahwa sebelumnya Pemkab Samosir telah berupaya mendorong kehadiran sekolah unggulan melalui koordinasi dengan pemerintah di tingkat atas. Karena itu, kesediaan Yayasan Santo Yoseph untuk membangun SMA Plus di Samosir menjadi peluang besar dalam memperkuat kualitas pendidikan daerah.

Upaya tersebut juga melengkapi pembangunan SMK Unggulan di kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, yang saat ini sedang berjalan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Kami siap bersinergi agar SMA Plus ini segera terbangun di Samosir. Kami sangat senang dan siap mendukung,” tegas Vandiko.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati menyampaikan bahwa hasil pembahasan bersama yayasan akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan anggaran tahun 2027. Pemkab Samosir akan mengupayakan dukungan sesuai kebutuhan dan kewenangan pemerintah daerah.

Dukungan tersebut mencakup pembangunan dan pembukaan akses jalan menuju lokasi sekolah, pematangan lahan dengan bantuan alat berat, fasilitasi perizinan termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta koordinasi penyediaan jaringan listrik.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin mendukung pembangunan ini. Untuk urusan jalan, kami akan dukung. Alat berat juga akan kita siapkan, termasuk untuk pematangan lahan dan membantu mobilisasi kebutuhan pembangunan asrama. Perizinan juga akan kami dukung,” jelas Vandiko.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir, Rudimanto Limbong, menjelaskan bahwa penanganan akses menuju lokasi sekolah telah mulai dilakukan secara bertahap. Sebagian ruas jalan telah mendapat penanganan melalui perkerasan, sedangkan pengembangan akses selanjutnya direncanakan memiliki lebar sekitar 6–7 meter guna mendukung kelancaran mobilisasi material dan kebutuhan pembangunan.

“Tahun depan sudah masuk dalam perencanaan pembukaan jalan menuju sekolah. Untuk tahun ini, kami akan membantu secara bertahap melalui sirtunisasi untuk mendukung mobilisasi pembangunan,” jelas Rudimanto.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas PU Rudimanto Limbong, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sekaligus Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Dumosch Pandiangan, Kabid Perumahan Anggiat Pandiangan, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, para kepala divisi, perwakilan yayasan dari sejumlah sekolah, serta Pastor Vikep Marianus Kedang.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, pembangunan SMA Plus Berasrama Santo Mikael diharapkan menjadi salah satu tonggak pengembangan pendidikan di Kabupaten Samosir. Lebih dari sekadar menghadirkan gedung sekolah dan asrama, program ini diarahkan untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda, sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, berakar pada budaya lokal, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. (D/Smart)

Kapolres Toba Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat melalui Olahraga dan Tantangan Pull Up

TOBA (Sumut) mediasergap.com – Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, konsistensi, tanggung jawab, dan pola hidup positif. Pesan tersebut disampaikan Kapolres Toba, AKBP Vije, melalui ajakan untuk membudayakan olahraga, salah satunya dengan melakukan latihan pull up.

Menurutnya, pull up merupakan salah satu latihan fisik yang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan kekuatan, keseimbangan, serta koordinasi sejumlah kelompok otot tubuh. Gerakan mengangkat tubuh dengan bertumpu pada kedua tangan ini melibatkan kekuatan genggaman, bahu, punggung, lengan, hingga otot inti tubuh (core).

Latihan tersebut juga membutuhkan teknik yang benar, pengaturan pernapasan, dan konsistensi agar dapat dilakukan secara aman serta memberikan hasil yang optimal.

AKBP Vije menjelaskan bahwa kemampuan melakukan pull up dapat menjadi salah satu bentuk tantangan dalam mengukur perkembangan kebugaran fisik seseorang. Namun, menurutnya, hal terpenting bukan semata-mata jumlah gerakan yang mampu dilakukan, melainkan kemauan untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan secara bertahap.

“Saya percaya dengan olahraga kita belajar mencintai diri sendiri, bertanggung jawab, konsisten, serta memiliki disiplin dan standar hidup yang tentunya menjauhkan diri kita dari penyakit maupun kebiasaan buruk yang merusak diri kita,” ungkap AKBP Vije.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, memperhatikan asupan makanan, serta menghindari kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan, minuman tinggi gula, dan alkohol.

Semangat tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan Kapolres Toba Challenge, yang diharapkan menjadi wadah untuk membangun motivasi, kebersamaan, serta budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Melalui ajakan ini, AKBP Vije ingin menegaskan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih sehat tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin, disiplin, dan konsisten dapat menjadi langkah awal membangun kualitas hidup yang lebih baik.

Dengan semangat olahraga dan pola hidup sehat, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga kebugaran, membangun karakter positif, serta menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. (Dosi)

Rutan Balige Libatkan Warga Binaan dalam Gotong Royong, Dukung Pelestarian Lingkungan Danau Toba

BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan aliran sungai yang berada di samping area rutan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap upaya pelestarian ekosistem Danau Toba.

Sungai yang dibersihkan tersebut merupakan salah satu aliran air yang bermuara langsung ke Danau Toba. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian sungai menjadi bagian penting dalam mencegah pencemaran serta mempertahankan kualitas lingkungan di kawasan Danau Toba.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan pemasyarakatan turut dilibatkan secara aktif. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mereka membersihkan area sungai dari sampah, rumput liar, serta endapan yang berpotensi menghambat aliran air dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan, diharapkan tumbuh kesadaran, rasa tanggung jawab, kepedulian, serta semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar rutan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian Danau Toba sebagai salah satu kekayaan alam dan kebanggaan Indonesia yang perlu dijaga bersama.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Rutan Kelas IIB Balige berharap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai serta kelestarian lingkungan.

Menjaga sungai berarti turut menjaga Danau Toba. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi keberlangsungan alam bagi generasi mendatang. (Dosi)

Lingkungan Kerja Kondusif Jadi Perhatian Wabup Toba untuk Tingkatkan Kinerja ASN


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh aparatur pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Toba, Senin (2/11/2026).

Dalam arahannya, Audi Murphy menyampaikan bahwa lingkungan kerja yang sehat, baik secara fisik maupun psikis, merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas, meningkatkan profesionalisme, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab aparatur pemerintah.

Ia menegaskan, upaya menciptakan suasana kerja yang kondusif harus dimulai dari masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebagai pimpinan, kepala OPD memiliki tanggung jawab dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan rasa aman, kenyamanan, komunikasi yang baik, serta sikap saling menghargai di lingkungan kerja.

“Lingkungan kerja yang aman dan nyaman harus menjadi perhatian kita bersama. Hal ini dimulai dari setiap kepala OPD yang harus mampu menciptakan suasana kerja yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pegawai, baik secara fisik maupun psikis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Toba untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan kerja yang harmonis. Menurutnya, suasana kerja yang positif akan membantu setiap pegawai menjalankan tugas secara lebih optimal serta meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui arahan tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat menjadikan kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya organisasi, bukan sekadar tanggung jawab pimpinan, melainkan komitmen bersama seluruh aparatur.

Dengan terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan saling mendukung, Pemerintah Kabupaten Toba diharapkan semakin mampu meningkatkan disiplin, profesionalisme, kualitas kinerja, serta mutu pelayanan publik bagi masyarakat. (Dosi)

Pemkab Toba Perhatikan Infrastruktur Jalan untuk Mendukung Pengembangan Wisata Parparean


TOBA (Sumut) mediasergap.com – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Pantai Pasir Putih di Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Toba terhadap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi pariwisata daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati melihat secara langsung kondisi kawasan wisata yang telah ditata secara mandiri oleh para pengelola. Ia menilai Pantai Pasir Putih Parparean memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Toba.

Menurutnya, upaya masyarakat dalam membangun dan menata kawasan wisata secara mandiri patut diapresiasi. Oleh karena itu, kebersihan, keindahan, dan pemeliharaan fasilitas kawasan perlu terus diperhatikan agar daya tarik wisata tetap terjaga.

“Di antara destinasi wisata yang sudah dibangun, lokasi ini cukup bagus karena telah ditata dengan baik. Agar lokasi ini tetap dipelihara,” ujar Audi Murphy saat meninjau lokasi.

Selain menyoroti potensi wisata, Wakil Bupati juga memperhatikan kondisi akses jalan menuju kawasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kelas jalan yang tersedia perlu disesuaikan dengan kapasitas kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan berat yang membawa peralatan maupun material.

Didampingi Kepala Bidang Peralatan PUTR Kabupaten Toba, Maju Simangunsong, Audi Murphy menyampaikan rencana untuk menyurati pihak ASDP guna membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mencegah kerusakan infrastruktur jalan akibat mobilisasi alat berat maupun material lainnya.

“Kelas jalan ini tidak cocok dilewati kendaraan sampai puluhan ton. Kita akan surati pihak ASDP, hal-hal apa yang mereka bisa buat agar tidak terjadi kerusakan jalan akibat mobilisasi alat berat atau material lainnya,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Toba juga mendorong sekitar 12 pengusaha yang beraktivitas di kawasan Pantai Pasir Putih Parparean agar membangun kesepahaman dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata. Salah satu hal yang perlu dibahas bersama adalah penerapan sistem retribusi pengunjung secara terkoordinasi dan transparan.

Melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pihak, kawasan Pantai Pasir Putih Parparean diharapkan dapat semakin tertata, memiliki fasilitas yang lebih baik, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Penataan kawasan wisata yang didukung pemeliharaan infrastruktur dan kesepahaman para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi wisata daerah agar memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. (Dosi)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport