Media Sergap -->


Headline

PTSBI dan Pemkab Samosir Kolaborasi Dorong SDM Unggul dan Ekonomi Kreatif

Samosir (Sumut) mediasergap.comSemangat persatuan, kecintaan terhadap tanah leluhur, serta komitmen membangun Bona Pasogit mewarnai pelaksanaan Pesta Bolon Punguan Toga Samosir, Boru, Bere, Ibebere (PTSBI) se-Indonesia yang digelar di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, 25–27 Juni 2026.

Suasana haru dan bangga terasa ketika lagu legendaris “O Tano Batak” menggema di lokasi acara. Lagu yang menjadi simbol kecintaan terhadap Tanah Batak tersebut diperdengarkan atas permintaan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk membangkitkan semangat dan rasa memiliki seluruh pomparan Toga Samosir terhadap Bona Pasogit.

Kehadiran Wakil Bupati Samosir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir disambut antusias oleh ribuan pomparan Toga Samosir yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gondang oleh Wakil Bupati bersama Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir dan para pengurus, sebagai simbol dimulainya rangkaian pesta adat yang berlangsung selama tiga hari.

Wakil Bupati Samosir mengapresiasi terselenggaranya Pesta Bolon yang dinilai menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat identitas budaya Batak di tengah perkembangan zaman.

“Suatu kebanggaan bagi kita melihat pomparan Toga Samosir dapat bersatu. Hal ini menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat, melampaui batas wilayah dan generasi,” ujar Wakil Bupati.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Samosir membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk punguan marga. Karena itu, keluarga besar Toga Samosir diajak untuk terus bersinergi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai program yang menyentuh masyarakat.

Menurutnya, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan langkah strategis yang patut terus dikembangkan. Pendidikan, katanya, menjadi jembatan menuju kesuksesan generasi muda sehingga mampu berkiprah di berbagai bidang dan membawa manfaat bagi bangsa serta daerah asalnya.

“Pesta ini menjadi perekat persaudaraan dan kebersamaan. Kami mengucapkan selamat atas pelaksanaan Pesta Bolon Toga Samosir. Mari bersama-sama membangun Bona Pasogit agar semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan sebesar Rp.100 juta kepada panitia pelaksana guna mendukung kelancaran kegiatan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Pesta Bolon PTSBI juga mengusung slogan “Ayo ke Onan Runggu” sebagai upaya mendorong kawasan tersebut menjadi destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan ekonomi kreatif. Berbagai atraksi seni dan budaya Batak ditampilkan, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan sejarah leluhur.

Ketua Umum PTSBI, Raya Pontus Samosir, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Samosir sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yang terus mendukung berbagai program PTSBI, mulai dari kegiatan lingkungan, penaburan benih ikan, penanaman pohon, hingga pelaksanaan Pesta Bolon ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PTSBI tidak hanya berfokus pada pelestarian adat dan budaya, tetapi juga berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, sebanyak 60 anak keturunan Toga Samosir telah menerima bantuan pendidikan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Bolon, Mangaratua Samosir, mengungkapkan bahwa kegiatan yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2025 tersebut bertujuan mempererat persaudaraan sekaligus mendukung pengembangan kawasan Onan Runggu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan acara. Selain forum diskusi bagi generasi muda, pesta juga melibatkan 21 pelaku UMKM lokal yang turut mempromosikan produk unggulan daerah.

Melalui Pesta Bolon PTSBI, semangat persatuan, pelestarian budaya, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat diharapkan terus tumbuh sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Samosir dan kesejahteraan masyarakat Batak di masa depan. (D/Smart)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Kaltim Tinjau Progres Bedah Rumah Warga di Balikpapan

Balikpapan, mediasergap.com - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., tinjau langsung progres pelaksanaan program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Senin (22/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polda Kaltim dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim, Kapolresta Balikpapan, perwakilan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, serta perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Balikpapan.

Pada kesempatan itu, Kapolda meninjau dua lokasi rumah yang sedang dalam proses renovasi, yakni rumah milik Sdr. Nurdin yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman Nomor 62 RT 20 dan rumah milik Sdri. Harfiah di Jalan Letjen S. Parman Nomor 18 RT 20, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah.

Kapolda Kaltim mengatakan bahwa pengerjaan bedah rumah hingga saat ini terus berjalan sesuai rencana. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan nyaman.

“Proses bedah rumah saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Kami memperkirakan pada minggu depan seluruh pekerjaan sudah dapat diselesaikan sehingga rumah ini siap untuk ditempati oleh para penerima manfaat,” ujar Irjen Pol. Endar Priantoro saat meninjau lokasi.

Menurutnya, program bedah rumah tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung.

Kapolda berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima serta menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan layak huni.

Program bedah rumah yang dilaksanakan Polda Kaltim ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan. 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat serta memberikan dampak positif bagi kehidupan warga yang membutuhkan. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim)

Doa Bersama Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Polda Kaltim

Balikpapan, mediasergap.com - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan doa bersama lintas agama yang berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Kamis (25/6/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman demi mendukung tugas-tugas Polri yang semakin profesional dan humanis.

Doa bersama ini dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han, didampingi Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si., CPHR, para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta sejumlah tokoh agama.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ustadz Mahyuddin, Romo Yossef Kristianto, M.S.F., Pendeta Andreas J.W. Sinaga, M.Th., dan Jro Mangku Ketut Wirata yang secara bergantian memimpin doa sesuai ajaran masing-masing.

Mengusung tema “Dengan Semangat Doa Bersama Lintas Agama Kita Tingkatkan Iman, Takwa dan Kinerja Guna Mewujudkan Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus memohon keberkahan bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain pelaksanaan doa bersama, Wakapolda Kaltim yang didampingi Karo SDM juga menyerahkan santunan kepada perwakilan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud rasa syukur menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. mengatakan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan bagian dari upaya memohon perlindungan dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.

“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita berharap tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif. Kebersamaan ini menjadi energi positif bagi Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuat persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Menurutnya, harmonisasi antarumat beragama merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.

Melalui semangat kebersamaan yang terbangun dalam doa lintas agama ini, Polda Kaltim berharap nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong terus terjaga, sehingga Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. (Muh Fahrul Ikhsan)

(Sumber: ©Humas Polda Kaltim)

Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional

Jakarta Selatan, mediasergap.comBeragam perspektif akademik, kebijakan, dan pengalaman lapangan bertemu dalam kegiatan bedah buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). 

Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengulas tantangan, strategi, dan praktik penguatan ketahanan pangan nasional di tengah berbagai dinamika global, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo pada hari yang sama untuk menyapa petani dan nelayan.

Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta praktik pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

Melalui pendekatan akademik dan empiris, buku ini memotret bagaimana ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga menyangkut aspek distribusi, tata kelola, pengawasan, hingga stabilitas nasional. Buku tersebut juga menguraikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung agenda swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pendekatan langsung kepada petani dan nelayan di berbagai daerah.

Kegiatan bedah buku menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., serta Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian drh. Pujo Harmadi, M.P. sebagai penanggap.

Dalam tanggapannya, Prof. Semiarto Aji Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap buku tersebut yang dinilai berhasil menggambarkan keterkaitan antara aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan stabilitas nasional dalam satu kerangka yang utuh. Ia juga menilai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan pendekatan yang melampaui fungsi keamanan konvensional.

Menurut Prof. Semiarto, ketahanan pangan harus dipahami sebagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara. Ia menilai pengawalan dan pengawasan yang dilakukan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir serta mendukung keberhasilan program pemerintah, terlebih di tengah capaian peningkatan produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.

Selain itu, Prof. Semiarto mendorong penguatan pendekatan berbasis data, indikator kinerja, dan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta big data untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian program pangan di masa depan.

Sementara itu, Prof. Masdar Hilmy menyoroti dimensi moral dan kemanusiaan dalam ketahanan pangan. Menurutnya, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat bukan hanya persoalan ekonomi dan keamanan, tetapi juga bentuk pengabdian negara dalam menjaga kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan yang sama, drh. Pujo Harmadi, M.P. mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan pengawasan, pengawalan, dan pendampingan di lapangan. Ia menilai buku tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan produksi, distribusi, dan stabilitas pangan berjalan secara optimal.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” disusun sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik baik, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

Melalui kegiatan bedah buku ini, para peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga bertukar gagasan mengenai penguatan kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum ini diharapkan dapat  diskursus akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan  Indonesia. (Muh Fahrul Ikhsan)

Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Jakarta, mediasergap.comMenyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar ziarah nasional dan tabur bunga secara serentak di lima lokasi pada Rabu (24/6/2026). Kelima titik tersebut yakni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta.

Dari lima lokasi tersebut, pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud penghormatan Polri kepada para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi negara.

Prosesi ziarah di TMPN Kalibata berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di monumen utama TMPN Kalibata oleh Wakapolri. Usai upacara, Wakapolri bersama jajaran melanjutkan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.

Selain di TMPN Kalibata, rangkaian ziarah dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polri sebagai bagian dari tradisi penghormatan institusi kepada para pendahulu, sekaligus momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Secara keseluruhan, pelaksanaan ziarah nasional dan tabur bunga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini melibatkan sebanyak 1.037 personel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pejabat utama Mabes Polri, Korbrimob Polri, PP Polri, Bhayangkari, serta pegawai negeri pada Polri sesuai pembagian tugas di masing-masing lokasi.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ziarah nasional dan tabur bunga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat makna penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ziarah nasional dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang jasa para pahlawan, meneladani nilai-nilai perjuangan mereka, dan meneguhkan komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurut Trunoyudo, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan harus terus menjadi landasan moral bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Memasuki delapan dekade pengabdian, Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Trunoyudo, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat dedikasi, integritas, dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia. (Muh Fahrul Ikhsan)

Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

PEKANBARU, mediasergap.comMenjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Penghargaan yang diraih ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Riau mampu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel. Melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem komunikasi publik, Polda Riau dinilai berhasil menghadirkan informasi yang akurat, mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan raihan dua penghargaan sekaligus tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, serta terpercaya di tengah masyarakat. (Muh Fahrul Ikhsan)

Bakti Kesehatan untuk Masyarakat, Polres Binjai Adakan Sunatan Massal Jelang Hari Bhayangkara

Binjai (Sumut) mediasergap.com - Menjelang hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Binjai gandeng Rs. Murni Teguh Medan dan PT. Serdang Hulu, untuk melaksanakan kegiatan "SUNATAN MASAL", di aula Anindya polres Binjai jalan Sultan Hasanudin No.1 Binjai, Kamis (25/6/2026),

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., mengucapkan terima kasih terhadap pihak Rs. Murni Murni Teguh dan PT. Serdang Hulu, dimana kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk komitmen dan wujud kehadiran polri di tengah-tengah masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-80, yang mana polri akan berulang tahun nantinya pada tanggal 1 Juli 2026,. Ucap Kapolres Binjai 

"Sunat Masal ini merupakan momen untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan sekaligus mendekatkan pelayanan polri sehingga polri dapat hadir di tengah-tengah masyarakat. Dimana polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban namun dapat memberikan pelayanan kesehatan untuk kesejahteraan bagi masyarakat., terang AKBP Mirzal Maulana,

Pihak Rs. Murni Teguh bersama PT. Serdang Hulu, juga memberikan apresiasi terhadap Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, beserta jajarannya yang sudah mengundang pihaknya untuk mengadakan bakti kesehatan dalam bentuk sunatan masal di kota Binjai, ujarnya. (Roni K)

(Sumber: ©Humas Res Binjai)

Buka Rakerda Kadin 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Kolaborasi Atasi Tantangan Ekonomi Daerah

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 yang digelar di Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro, Kamis (25/6/2026). 

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan strategis ini sebagai wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memacu pertumbuhan ekonomi.

“Rakerda merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Wali Kota mengatakan bahwa KADIN memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kolaborasi yang solid antara pemerintah dan para pelaku usaha menjadi kunci utama.

“Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kemudahan berusaha, serta mendorong pengembangan sektor unggulan yang mampu meningkatkan nilai tambah,” tambah Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak seluruh pelaku usaha di Tebing Tinggi untuk terus meningTekankankatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memanfaatkan teknologi digital, memperluas jejaring usaha, serta mendukung pengembangan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. Wali Kota berharap melalui Rakerda ini lahir gagasan dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan Kota Tebing Tinggi.

“Mari kita perkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tegas Wali Kota.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KADIN Provinsi Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, mengingatkan peran besar KADIN sebagai organisasi induk wirausaha di Indonesia. Menyoroti dinamika ekonomi saat ini, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi penurunan perputaran uang di Kota Tebing Tinggi sekitar 10 persen dibanding tahun lalu. Oleh karena itu, Firsal mendorong KADIN daerah untuk aktif membantu Pemerintah Kota dalam mengidentifikasi sektor bisnis potensial yang perlu ditingkatkan.

Menurut Firsal, Kota Tebing Tinggi memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat logistik dan industri, di samping penguatan pada sektor jasa pendidikan serta kesehatan. Ia juga mengusulkan adanya kolaborasi erat dengan sektor perbankan guna mengoptimalkan potensi ekonomi syariah demi meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Mari kita saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama,” serunya.

Sementara itu, Ketua KADIN Kota Tebing Tinggi Muhamad Iqbal, mengakui tantangan ekonomi lokal saat ini cukup kompleks, terutama di Kota Tebing Tinggi yang mengalami penutupan beberapa industri dan dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sebagai langkah konkret, KADIN Kota Tebing Tinggi berfokus pada peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap digitalisasi serta kerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk mendukung transformasi digital, literasi keuangan, dan peningkatan kualitas SDM.

"Selain itu, kami juga berencana untuk mengadakan acara Car Free Night sebagai upaya menjadikan Kota Tebing Tinggi sebagai destinasi yang menarik, bukan hanya tempat persinggahan," ungkapnya.

Acara ini juga dirangkai dengan prosesi penandatanganan kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Acara strategis ini turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi, perwakilan Polres Tebing Tinggi, perwakilan sektor perbankan, Ketua MUI, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tebing Tinggi Zahidin, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Marimbun Marpaung, Kepala Dinas Pertanian Iboy Hutapea, Kepala Badan Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, serta Kabag Protokol Faisal Ahmad. (Ajs)

Sertijab Pejabat Utama Polres Binjai, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Binjai (Sumut) mediasergap.com Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di lingkungan Polres Binjai. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (24/6/2026), menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Pelaksanaan Sertijab tersebut mengacu pada Surat Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor ST/407/VI/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Polda Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, empat jabatan strategis resmi diserahterimakan, yakni Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Binjai Barat, dan Kapolsek Selesai.

Untuk jabatan Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Yosia Cladeus Peter Siagian menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada AKP Hotdiatur Apri Wandi Purba. Sementara itu, jabatan Kasat Lantas yang sebelumnya diemban AKP Indra Jansen Girsang kini dipercayakan kepada AKP Janitra Giri Satya.

Pada tingkat kewilayahan, jabatan Kapolsek Binjai Barat diserahterimakan dari AKP Sulthony kepada AKP Andri Gom Gom Tua Siregar. Selanjutnya, jabatan Kapolsek Selesai yang sebelumnya dijabat AKP Andri Gom Gom Tua Siregar kini diemban oleh AKP Bambang Nurmiono.

Dalam amanatnya, AKBP Mirzal Maulana menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Binjai. Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga kesinambungan, meningkatkan kompetensi personel, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk penyegaran, juga menjadi sarana pengembangan kemampuan manajerial personel guna mendukung pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolres berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, memahami karakteristik wilayah, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, menghindari pelanggaran disiplin maupun kode etik, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Menurutnya, momentum serah terima jabatan ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kinerja Polres Binjai, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Binjai.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Ita Mirzal beserta pengurus Bhayangkari, Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST., para pejabat utama Polres Binjai, personel Polres Binjai, serta perwakilan personel dari polsek jajaran. (Roni K)

Dua Pelaku Residivis Spesialis Modus Ganjal ATM di Medan Ditembak Polisi

Medan (Sumut) mediasergap.com - Dua orang pelaku spesialis ganjal kartu ATM tumbang ditembak Sat Reskrim Polrestabes Medan. Kedua pelaku merupakan residivis dan sudah berulang kali melakukan aksi dengan kasus serupa. 

Kedua tersangka yakni, Muammar alias Komeng (40) warga Dusun Amal, Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang dan Ilham Saputra alias Ipan (34) warga Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Jalan Rantang, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah).

Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, SIK melalui Wakasat Reskrim, AKP Budiman Simanjuntak, SH, MH dalam konferensi pers nya di Mapolrestabes Medan, Selasa (23/6/2026).

"Kedua pelaku yang ditangkap merupakan spesialis tindak pidana kejahatan dengan modus ganjal kartu ATM dan sudah residivis serta masuk target operasi (TO)," ungkap Budiman didampingi Kanit Pidum, Iptu Hafiz dalam konferensi pers.

Modus kedua pelaku dengan cara ganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi dan menarget korban yang rata-rata berusia lansia. Sesuai laporan polisi oleh korban terjadi pada Sabtu tanggal 23 Mei 2026 sekira pukul 15.00 Wib di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan tepatnya Bank BNI kantor kas Gaperta.

"Saat korban hendak melakukan transaksi penarikan uang tunai menggunakan kartu ATM, namun kartu ATM korban tidak dapat digunakan karena telah diganjal oleh pelaku. Dalam situasi tersebut, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan cara menukar kartu ATM milik korban dengan ATM lain yang serupa. Setelah berhasil menguasai, pelaku kemudian melakukan sejumlah transaksi ke beberapa ATM lain dan penarikan tunai hingga mengosongkan saldo korban diperkirakan berjumlah ratusan juta rupiah," bebernya.

Lanjut, Budiman menjelaskan kronologis penangkapan kedua tersangka pada saat akan diamankan berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas meski telah diberikan peringatan secara lisan. 

"Seorang pelaku diamankan di sebuah penginapan di Kota Tebingtinggi. Selanjutnya dilakukan interogasi untuk mengetahui satu rekan pelaku. Mendapat informasi keberadaan pelaku, petugas gerak cepat melakukan pengejaran tersangka di wilayah Kota Medan. Karena pelaku mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri serta ingin melukai petugas dengan tegas petugas melakukan tindakan tegas dan terukur melumpuhkan tersangka pada bagian kaki sesuai dengan SOP kepolisian," tegasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni, satu helai celana panjang jeans, satu buah tusuk gigi, satu unit handphone merk Tecno warna hitam, satu buah tas ransel, 2 helai kaos warna putih, satu helai kaos warna hitam, sejumlah uang tunai, satu helai celana pendek jeans dan satu helai celana dalam.

" Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 477 ayat (1) tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun," pungkasnya. (Rel)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport