Media Sergap -->



Headline

Desa Hariarapohan Jadi Nominator UP2K PKK Sumut, Ibu Wagubsu Apresiasi Potensi Samosir

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara ke Kabupaten Samosir menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.

Kunjungan yang berlangsung di Desa Hariarapohan, Kecamatan Harian, Rabu (19/08/2026), tersebut merupakan bagian dari evaluasi Desa Binaan UP2K PKK dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk dan Ketua DWP Kabupaten Samosir Ny. Asti M. Sitinjak. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Sosial PMD Hans Rikardo Sidabutar, sejumlah pimpinan OPD, Camat Harian Hartopo Manik, jajaran TP PKK dan DWP Kabupaten Samosir, Kepala Desa serta masyarakat Desa Hariarapohan.

Membacakan sambutan Bupati Samosir, Kepala Dinas Sosial PMD Hans Rikardo Sidabutar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara ke Kabupaten Samosir.

Ia mengatakan, Pemkab Samosir merasa bangga karena Desa Hariarapohan dipercaya menjadi nominator Kategori Pelaksana Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

"Kami sangat bangga dan bersyukur bahwa Desa Hariarapohan di Kecamatan Harian telah ditetapkan sebagai nominator untuk Kategori Pelaksana Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK tingkat Provinsi Sumut tahun 2026. Semoga Kabupaten Samosir mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan," ungkap Hans.

Menurutnya, keberadaan UP2K tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat yang tangguh di tengah dinamika pembangunan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Wakil Gubernur Sumatera Utara, Titik Sugiharti Surya, menyampaikan apresiasi terhadap keindahan alam Kabupaten Samosir serta kondisi infrastruktur yang mendukung akses menuju Desa Hariarapohan.

"Sepanjang jalan menuju Desa Hariarapohan, jalannya sangat mulus dengan pemandangan yang sangat indah. Walaupun ke tempat ini jauh, kita tidak bosan menjalaninya," ungkap Titik.

Ia berharap kegiatan evaluasi tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat berbagai capaian, inovasi dan praktik baik yang telah dilaksanakan oleh masyarakat bersama TP PKK.

"Kegiatan ini bukan semata-mata untuk menentukan yang terbaik, tetapi upaya untuk memperkuat pembinaan, mendorong lahirnya inovasi, serta meningkatkan peran PKK dalam memberdayakan masyarakat," katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk menegaskan komitmen untuk terus mendorong kelompok UP2K agar mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus memiliki daya saing.

Menurutnya, pengembangan UP2K ke depan tidak hanya diarahkan pada produksi barang, tetapi juga peningkatan pelayanan jasa, termasuk pelayanan profesional yang mendukung standar pariwisata yang bersih dan ramah.

"Kami ingin UP2K PKK Desa Hariarapohan bukan hanya hadir untuk mengikuti perlombaan, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi keluarga yang hidup, produktif dan berkelanjutan," pungkasnya.

Usai rangkaian evaluasi, rombongan TP PKK Provinsi Sumatera Utara kemudian meninjau sejumlah stand UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat Desa Hariarapohan.

Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk lokal sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai bagian dari penggerak ekonomi keluarga dan potensi ekonomi desa.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Samosir berharap pembinaan UP2K PKK dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. (D/Smart)

Proyek Pengecoran Bahu Jalan Medan–Deli Tua Diduga Asal Jadi Pengecoran Beton Tanpa Besi, Papan Proyek Tak Ada, Diduga Sarat KKN

MEDAN (Sumut) mediasergap.comPengerjaan bahu jalan di ruas Medan–Deli Tua menuai sorotan. Pengecoran yang semestinya memperkuat badan jalan justru diduga dikerjakan tanpa tulangan besi ,dan diduga dikerjakan asal jadi . Parahnya, papan informasi proyek juga tak terlihat di lokasi.

Dengan tidak adanya terpampang papan proyek dilokasi sebagai Informasi Publik kepada Masyarakat dengan memakai Uang Negara Proyek ini diduga kuat menjadi sarat Korupsi ,Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga Aparat Penegak Hukum (APH) diminta akan segera mengaudit pengerjaan tersebut.

Masyarakat pun dibuat bertanya-tanya. Proyek siapa? Berapa anggarannya? Dari mana sumber dananya? Siapa kontraktornya dan siapa pengawasnya? Semua menjadi tanda tanya karena informasi dasar proyek tidak terpampang.

Seorang warga sekitar turut mempertanyakan kondisi tersebut. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui setiap pekerjaan yang menggunakan uang negara, termasuk sumber anggaran, nilai proyek dan kualitas pekerjaannya.

“Kami bukan menolak pembangunan. Tapi kalau pakai uang rakyat, harus jelas proyeknya siapa, anggarannya dari mana dan bagaimana kualitasnya. Jangan tiba-tiba dikerjakan tanpa informasi,” ujar warga.

Dugaan pengecoran tanpa besi juga menjadi perhatian warga. Jika memang sesuai spesifikasi teknis, warga meminta pihak terkait menjelaskannya secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Kalau memang sesuai aturan, jelaskan. Kalau sesuai spesifikasi, tunjukkan dasar teknisnya. Jangan biarkan masyarakat hanya melihat beton dicor tanpa tahu pertanggungjawabannya.

Sebab pembangunan menggunakan uang rakyat bukan ruang untuk bermain-main. Buka anggarannya, buka pelaksananya, buka spesifikasinya dan jelaskan pengawasannya.

Jangan sampai proyek sudah selesai, tetapi ketika kualitasnya dipersoalkan semua pihak memilih cuci tangan.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada dapat dikonfirmasi dari pihak PUPR Sumatera Utara. (M)

Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PTPN IV Regional I Kebun Gunung Monako

Sergai (Sumut) mediasergap.com - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Perkebunan Nusantara IV Regional I Kebun Gunung Monako mengadakan rangkaian kegiatan perlombaan dan kebersamaan yang diikuti oleh karyawan serta keluarga besar kebun.

Rangkaian kegiatan dimulai pada tanggal 5 Agustus 2026 dengan kegiatan jalan santai yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme di lingkungan Kebun Gunung Monako.

Semarak peringatan HUT RI ke-81 kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan antar bagian. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kerja sama, sportivitas, dan kekeluargaan di antara seluruh karyawan. 

Adapun beberapa perlombaan yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan tersebut antara lain lomba Mini Soccer, Pondok Merdeka, serta lomba menyanyi antarbagian. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias, menjunjung tinggi sportivitas, dan menciptakan suasana yang penuh keceriaan.

Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2026, yang ditandai dengan acara pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang perlombaan. Penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba Mini Soccer, Pondok Merdeka, dan lomba menyanyi antarbagian sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh peserta.

Kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kebun Gunung Monako berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Kebun Gunung Monako untuk terus meningkatkan kebersamaan, semangat kerja, dan kontribusi positif bagi perusahaan serta masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan perlombaan, tetapi juga tercermin dalam semangat bekerja, menjaga kekompakan, meningkatkan produktivitas, dan bersama sama memajukan PTPN IV Kebun Gunung Monako. (Ajs)

Menyemai Kebaikan di Balik Seragam, Sisi Humanis Kasat Reskrim Polres Palas Bersama Anak Yatim Santri Ali Baharuddin

PALAS (Sumut) mediasergap.com - Gema selawat membumbung hangat di dalam Masjid Al Amanah, markas Polres Padang Lawas, Selasa sore (18/8/2026).

Jam menunjukkan pukul 16.00 WIB ketika puluhan santri dan santriyah dari Pondok Pesantren Ali Baharuddin duduk melingkar, meleburkan batasan antara aparat penegak hukum dan masyarakat yang dilayaninya.

Sore itu, suasana markas kepolisian terasa berbeda. Hadir di tengah-tengah anak yatim, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, tak datang sendiri. Didampingi Kasat Binmas dan Kasiwas, perwira pertama polisi ini menggelar silaturahmi sekaligus penyerahan santunan yang dibungkus dalam kehangatan doa bersama.

Bagi AKP Irwansah Sitorus, tugas kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum yang kaku di lapangan. Pendekatan bernuansa spiritual dan kemanusiaan justru menjadi fondasi utama dalam menjaga ketenteraman wilayah.

Merajut Kemitraan Lewat Pesan Kamtibmas Di hadapan para pengasuh yayasan dan para santri, jajaran Polres Padang Lawas menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan tokoh agama. Momen santunan ini menjadi sarana strategis untuk menyisipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Peran Tokoh Agama: Polres Padang Lawas mengajak seluruh elemen pesantren dan tokoh agama untuk aktif menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Padang Lawas.

Pendekatan Persuasif: Kehadiran langsung jajaran kepolisian di tengah santri bertujuan membangun rasa aman sekaligus mengikis jarak antara masyarakat dan institusi Polri.

"Kehadiran Polri bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi hadir sebagai pelindung yang berintegritas dan humanis di tengah masyarakat," ungkap AKP Irwansah. 

Rangkaian acara yang berlangsung hingga petang tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian Kabupaten Padang Lawas. 

Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat, mempertegas komitmen Polres Padang Lawas dalam mengusung semangat pelayanan yang berintegritas dan humanis. (Rel)

Rutan Balige Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional melalui Penanaman Serentak

Toba (Sumut) mediasergap.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak dalam rangka Mendukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional yang digelar di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Balige bersama Ketua Dharma Wanita Rutan Kelas IIB Balige hadir dan turut mengambil bagian secara langsung dalam kegiatan penanaman yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih secara serentak di berbagai daerah sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

Sebelum pelaksanaan penanaman, kegiatan diawali dengan rangkaian bakti kesehatan dan bakti sosial yang dipusatkan di lokasi kegiatan. Rangkaian tersebut tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan utama, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta upaya menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.

Partisipasi Rutan Kelas IIB Balige dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kehadiran jajaran Rutan juga sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Kepolisian, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, serta berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Toba.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan penanaman bawang putih, Rutan Kelas IIB Balige turut mendorong semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kemandirian pangan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan bawang putih secara berkelanjutan.

Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat, petani, dan masyarakat, program swasembada pangan diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ds)

Wali Kota Tebing Tinggi Perkuat Komitmen Pendidikan melalui PIP dan Pemantauan Sekolah

TEBING TINGGI (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus memperkuat komitmen dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peninjauan kondisi sekolah sekaligus penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada peserta didik di SD Komplek, Jalan Rumah Sakit Umum, Kelurahan Pasar Baru, Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyerahkan bantuan PIP secara simbolis kepada perwakilan siswa dari lima sekolah yang berada di lingkungan SD Komplek, yakni SDN 163099, SDN 168234, SDN 163098, SDN 164612, dan SDN 163095.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum khusus bagi Wali Kota karena SDN 163099 merupakan tempat dirinya menempuh pendidikan pada era 1990-an. Nostalgia tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk masa depan generasi muda.

“Adapun kedatangan kami hari ini untuk meninjau kondisi sekolah sekarang, seperti apa kondisinya. Saya dulu belajar di SDN 163099 tahun 90-an, berarti sudah sekitar 36 tahun ya kurang lebih,” ungkap Wali Kota.

Di hadapan para siswa, Wali Kota memberikan motivasi agar mereka memiliki keberanian untuk bercita-cita tinggi dan terus berusaha mewujudkan impian melalui pendidikan.

Ia mengajak para siswa untuk tidak membatasi cita-cita, baik menjadi dokter, guru, anggota TNI dan Polri, maupun profesi lainnya, termasuk menjadi pemimpin di masa depan.

“Yang ingin jadi dokter, silakan; yang ingin jadi anggota Polri, silakan; yang mau jadi TNI, silakan. Yang mau jadi guru, walikota, atau bupati, silakan. Kepada anak-anakku semuanya, kalian harus rajin belajar. Hormati kedua orang tua dan guru kalian,” pesan Wali Kota.

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Wali Kota juga menekankan pentingnya memastikan bantuan pendidikan dapat diterima oleh peserta didik yang benar-benar membutuhkan.

Ia meminta kepala sekolah dan guru untuk aktif melakukan pendataan terhadap siswa yang memenuhi kriteria penerima PIP namun belum mendapatkan bantuan, sehingga dapat segera diusulkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tolong diusulkan, sampaikan kepada saya. Kemarin kita sudah mengumpulkan 100 lebih Kepala Sekolah, baik di tingkat SMP dan SD. Jadi di situ kita memberikan bimbingan dan arahan kepada mereka,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, perhatian terhadap keberlangsungan bantuan pendidikan merupakan bagian dari komitmen yang terus dikawal sejak dirinya menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD hingga saat ini dipercaya memimpin Kota Tebing Tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, menjelaskan bahwa di lingkungan SD Komplek terdapat enam sekolah dengan jumlah keseluruhan siswa sebanyak 106 orang.

“Untuk tahun ini, ada 21 peserta didik kita yang mendapatkan bantuan PIP,” ungkapnya.

Penyaluran PIP diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan peserta didik dan mendukung mereka agar dapat terus mengikuti proses pembelajaran tanpa terkendala persoalan biaya.

Usai meninjau proses belajar mengajar di sejumlah ruang kelas, Wali Kota bersama Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadisdikbud, serta jajaran OPD terkait melanjutkan kunjungan ke rumah beberapa penerima bantuan PIP.

Salah satunya adalah kediaman Alif, siswa kelas 6 SD yang tinggal di Jalan Selamat, Kelurahan Bagelen. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota berpesan kepada orang tua agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak.

“Kepada orang tua, semoga bantuan ini bermanfaat, tentunya tepat sasaran untuk biaya sekolah Alif. Jangan disalahgunakan untuk yang lainnya,” pesan Wali Kota.

Ibu Alif, Siti Aminah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap kebutuhan pendidikan anaknya.

Selain kediaman Alif, rombongan Wali Kota juga mengunjungi dua rumah penerima bantuan lainnya, yakni keluarga Bapak Syaiful di Jalan Pulau Irian, Lingkungan IV, Kelurahan Persiakan, serta keluarga Ibu Lindayani di Jalan Pulau Sumatera, Lingkungan VI, Kelurahan Tualang.

Kunjungan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima manfaat.

Melalui penyaluran PIP, pemantauan sekolah, serta penguatan pendataan penerima bantuan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang semakin inklusif. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, Camat Padang Hilir Melly Rahmayanti Harahap, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Lurah Pasar Baru, Lurah Persiakan, Lurah Tualang dan Lurah Bagelen, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Bupati Toba Dorong Penguatan Budidaya Bawang Putih Berbasis Potensi dan Pendampingan Petani

TOBA (Sumut) mediasergap.com Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, mendorong penguatan pengembangan budidaya bawang putih di Kabupaten Toba melalui kajian yang lebih komprehensif, evaluasi berkelanjutan, serta pendampingan kepada petani. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan komoditas bawang putih dapat memberikan hasil optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Toba saat menghadiri kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama jajaran Polres Toba tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurut Bupati, ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dan Toba Mantap 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya memastikan pengembangan bawang putih dilakukan sesuai dengan karakteristik wilayah dan kondisi masyarakat Kabupaten Toba. Ia meminta Dinas Pertanian melakukan kajian dan evaluasi terhadap proses budidaya yang telah berjalan, termasuk pemilihan bibit, teknologi pertanian, pola tanam, hingga produktivitas hasil panen.

“Bapak /Ibu sekalian, bawang putih ini belum familiar. Saya juga dapat informasi bahwa budidaya bawang putih di sini belum maksimal. Jadi kepada Dinas Pertanian agar diteliti kembali dan dilakukan evaluasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan komoditas pertanian tidak cukup hanya berhenti pada proses penanaman. Petani perlu mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit yang sesuai, proses pemeliharaan, hingga penanganan hasil panen dan pemasaran.

Menurutnya, aspek pemasaran menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal. Dengan demikian, peningkatan produksi nantinya dapat diikuti dengan kepastian pasar sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Jangan hanya kita mendorong masyarakat untuk menanam. Kita juga harus memastikan hasilnya nanti bisa dipasarkan. Karena itu, mulai dari penanaman sampai panen harus didampingi, termasuk penggunaan teknologi dan memastikan bibit yang digunakan sesuai dengan kondisi wilayah Toba,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi untuk turut mendukung pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam skala yang lebih luas. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan kerja bersama, kajian yang tepat, inovasi, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan produktivitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Toba yang telah bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga berbagai program pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan penanaman bawang putih secara serentak, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 100 kilogram bibit bawang merah dari Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Toba. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU dan Kejaksaan Negeri Toba, Karutan Kelas IIB Balige, Direktur Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian, jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, BPS Kabupaten Toba, jajaran Polres Toba, Camat Tampahan, Kepala Desa Gurgur Aek Raja, serta Kelompok Tani.

Pemerintah Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Aparat Keamanan, Tenaga Teknis Pertanian, Kelompok Tani, dan Seluruh Pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan komoditas pertanian yang sesuai dengan potensi daerah, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan menuju Toba yang semakin mandiri dan sejahtera. (Ds)

Pemkab Samosir dan Polda Sumut Perkuat Sinergi Dorong Swasembada Bawang Putih

SAMOSIR (Sumut) mediasergap.com Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat komitmen dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman bawang putih bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman yang dilaksanakan secara serentak di 17 Provinsi di Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat kemandirian pangan nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Dukungan tersebut dinilai penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan Aparat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Samosir berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung berbagai program strategis di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan komoditas bawang putih melalui dukungan fasilitas pertanian, pendampingan, serta penguatan kapasitas para petani. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong petani untuk mengembangkan budidaya bawang putih secara lebih serius, produktif, dan berkelanjutan.

Pengembangan bawang putih memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi di Kabupaten Samosir, peningkatan produksi bawang putih juga diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk memenuhi kebutuhan di tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga mendukung kebutuhan nasional.

Dengan potensi lahan pertanian dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Samosir optimistis pengembangan bawang putih dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, Masyarakat, Petani, dan Seluruh Pemangku kepentingan, program pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi berkembang menjadi gerakan pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi, memperluas lapangan usaha, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir. (D/Smart)

Serahkan SK Program Indonesia Pintar, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Kepala Sekolah Bekerja Adaptif dan Berintegritas

Tebing Tinggi (Sumut) mediasergap.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan kepada para Camat, dan kepala sekolah agar bekerja sesuai aturan yang berlaku dengan menjunjung tinggi inovasi, sikap adaptif, dan integritas. 

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota dalam Arahan Terkait Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus Penyerahan Surat Keputusan (SK) PIP Kepada Kepala SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi di Ruang Aula Gedung Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (18/8/2026).

"Saya tidak mau ada yang aneh-aneh. Saya juga tidak ingin ada yang jual beli jabatan. Ini ladang pengabdian saya. Saya ingin Bapak, Ibu bekerja untuk masyarakat. Tunjukkan inovasi, lebih adaptif kepada murid dan orang tua. Tunjukkan integritas," tegas Iman Irdian di hadapan para peserta acara.

Wali Kota menjelaskan bahwa bantuan PIP ini merupakan program bantuan pemerintah pusat yang terealisasi berkat jalur aspirasi Komisi X DPR RI yang hadir di Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, khususnya dukungan dari dr. Sofyan Tan.

"Saya memohon, datanglah ke kota kami, bantu kampung halaman kami. Alhamdulillah mereka bisa membantu untuk revitalisasi bangunan yang SD dan juga bantuan PIP-nya. Ini juga aspirasi dari Bapak dr. Sofyan Tan, setiap tahunnya dibantu beliau kepada kita," ungkap Wali Kota. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, melaporkan bahwa total penerima bantuan sosial PIP tingkat SD dan SMP se-Kota Tebing Tinggi mencapai 2.904 siswa.

"Rinciannya terdiri dari 2.496 siswa SD dengan nominal Rp450 ribu per siswa, serta 408 siswa SMP sebesar Rp750 ribu per siswa. Total dana alokasi yang disalurkan mencapai Rp1.429.200.000," jelas Deni.

Deni mengimbau para kepala sekolah untuk aktif mendata siswa kurang mampu yang belum tersentuh bantuan agar tercipta pemerataan akses pendidikan. Persyaratan pendaftaran dapat dikoordinasikan langsung melalui Person in Charge (PIC) Disdikbud Kota Tebing Tinggi.

"Bantuan PIP adalah progam nasional untuk membantu para siswa kita kurang mampu, supaya mereka mendapatkan pendidikan yang merata dengan yang mampu. Semoga bantuan PIP dapat bermanfaat bagi para siswa yang membutuhkannya," pungkas Deni.

Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan SK PIP secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan kepala sekolah, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, jajaran Camat, Kepala Bagian Setdako, serta para Kepala SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi. (Ajs)

Menabung Sejak Dini, Pemkab Toba Dorong Generasi Muda Siapkan Masa Depan Finansial

BALIGE (Sumut) mediasergap.com Membangun masa depan yang lebih baik tidak hanya membutuhkan pendidikan dan keterampilan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti menabung dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk membangun kemandirian dan mempersiapkan kondisi finansial di masa mendatang.

Menyadari pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, Pemerintah Kabupaten Toba terus mendorong budaya menabung di kalangan pelajar melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Toba, Samuel Lumbanraja, menyampaikan hal tersebut di Balige, Selasa (18/8/2026).

Samuel mengatakan, upaya mendorong budaya menabung di kalangan generasi muda salah satunya dilakukan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Toba. TPAKD terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan edukasi, termasuk Perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Laguboti, Kamis (13/8/2026), dengan menyasar para pelajar sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini.

Bupati Toba yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, Keuangan, SDA dan Aset, Darwin P. Sianipar, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama OJK, perbankan dan pemerintah daerah dalam membangun budaya menabung sejak usia sekolah.

Darwin mengajak para pelajar menjadikan kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan keuangan sehari-hari.

Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya membantu seseorang memiliki simpanan untuk kebutuhan di masa depan, tetapi juga membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab dan mandiri dalam mengelola keuangan.

“Semakin dini kita membiasakan menabung, semakin kuat pula pondasi keuangan yang kita bangun untuk masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar mulai membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak mudah terjebak dalam pola hidup konsumtif dan dapat menggunakan uang secara lebih bijak.

Para pelajar juga didorong memanfaatkan layanan keuangan seperti Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana untuk mulai belajar menyimpan dan mengelola uang secara aman, bijak dan bertanggung jawab.

Usai kegiatan seremonial, rangkaian acara dilanjutkan dengan bincang santai bersama Pemerintah Kabupaten Toba, Bank Sumut dan Del FM. Diskusi tersebut membahas berbagai hal terkait literasi keuangan, kondisi ekonomi masyarakat serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.

Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya program Del FM Goes to School yang memadukan edukasi dan hiburan bagi para siswa.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah lomba Marturi-Turian yang diselenggarakan Del FM. Selain menjadi ruang kreativitas bagi pelajar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya dan tradisi Batak kepada generasi muda.

Kolaborasi antara edukasi keuangan dan pelestarian budaya tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan para pelajar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap budaya menabung, kecakapan mengelola keuangan serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat tumbuh secara bersamaan di kalangan generasi muda.

Generasi yang memiliki literasi keuangan yang baik diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak, menghindari perilaku konsumtif dan lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan.

Pada akhirnya, menabung bukan sekadar menyisihkan sebagian uang, tetapi merupakan latihan membangun disiplin, tanggung jawab dan kemandirian. Kebiasaan kecil yang dimulai dari bangku sekolah tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda Toba untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Samron Immanuel Simanjuntak, S.STP., M.AP., Station Manager Del FM Dickey Eikal, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Toba Samuel Lumbanraja, jajaran PT Bank Sumut Cabang Balige, Kepala SMK Negeri 1 Laguboti Benson Dorlan Hutahaean, S.Pd., M.Si., serta seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 1 Laguboti. (Ds)

Peristiwa

Hukrim

Nasional

Daerah

Sport