BALIGE (Sumut) mediasergap.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menerima kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI, Rapidin Simbolon, dalam rangka meninjau pelaksanaan program pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan, sekaligus memberikan pengarahan kepada jajaran pegawai di Aula Rutan Balige.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta pengembangan keterampilan warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Rapidin Simbolon meninjau pelaksanaan program pembinaan dan pelayanan yang diberikan kepada warga binaan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam melihat upaya Rutan Balige menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang mendukung proses pembinaan secara berkelanjutan.
Selain melakukan peninjauan, Rapidin Simbolon juga memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai Rutan Balige di Aula Rutan. Dalam kesempatan tersebut, jajaran pegawai diingatkan untuk senantiasa menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, menjunjung tinggi integritas, menjaga kedisiplinan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Penguatan integritas dan profesionalisme petugas merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis, tertib, dan berorientasi pada pembinaan. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pemasyarakatan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan institusi.
Pada akhir kegiatan, Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, menyerahkan cenderamata kepada Rapidin Simbolon berupa meja dan kursi berbahan kayu jior yang merupakan hasil karya warga binaan Rutan Balige.
Cenderamata tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas kunjungan, tetapi juga mencerminkan hasil program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Balige. Melalui kegiatan keterampilan pertukangan dan pengolahan kayu, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta keterampilan produktif yang memiliki nilai guna.
Program pembinaan kemandirian diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembinaan. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk kembali beradaptasi, membangun kehidupan yang lebih baik, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI ini, Rutan Kelas IIB Balige diharapkan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, mengoptimalkan program pembinaan kepribadian dan kemandirian, serta menciptakan proses pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke lingkungan sosialnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan memberikan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk mengembangkan potensi diri serta menatap masa depan yang lebih baik. (Dosi)

















