-->






Dua Begal Sadis Dibekuk Timsus Jatanras Polrestabes Medan, Satu Orang Ditembak

mediasergap.com | MEDAN – Ditembak!  Seorang pelaku begal sadis yang sering beraksi Jembatan Layang Brayan, Jalan Cemara, Kota Medan. Jumat (31/12/21) sekitar pukul 01.00 WIB ditembak Timsus Jatanras Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.

M Rasid Ridho (29) residivis kasus narkoba Tahun 2013 dan 2019 yang badannya dipenuhi tato ini warga Jalan Brayan Bengkel, Kota Medan, ini ditembak pada bagian kakinya karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan mencari pelaku lain dan barang bukti. 

Sementara teman pelaku lainnya bernama Ilham (26) warga Jalan Purwosari Gang Buntu II No. 55 Medan, juga turut diamankan Timsus Satreskrim Polrestabes Medan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr M Firdaus SIK MH. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr M Firdaus SIK MH, mengatakan kedua pelaku melakukan aksi begal sadisnya terhadap kedua korbannya.

Peristiwa berawal korban M Irozi Arlifardhan Siregar dan Farel Maulana sedang melintas di Jembatan Layang Brayan dengan mengendarai sepeda motor honda beat warna hitam plat BK 2260 AFJ.

Ketika itu, kedua pelaku dan kawan-kawannya menuduh korban membuang rokok dan mengenai mata pelaku, sehingga pada saat itu pelaku meminta pertanggungjawaban dari korban. 

"Di sini, pelaku langsung mengambil handphone milik kedua korban yakni handphone OPPO A16 dan handphone Xiomi 56A sambil menodongkan sajam jenis pisau ke arah korban," kata Kasat Reskrim, Selasa (04/01/22).

Akibat kejadian tersebut pelapor selaku paman korban merasa keberatan dan dirugikan, kemudian membuat pengaduan ke Polrestabes Medan dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP/2766/XII/2021/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut, tanggal 18/12/2021.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan, setelah menerima laporan korban, selanjutnya pada Kamis, 30 Desember 2021, Timsus  Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan.

Petugas mendapat informasi bahwa pelaku Ridho sedang berada di Jalan Pematang Pasir. Selanjutnya, personel Timsus Jatanras Polrestabes Medan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr M Firdaus SIK MH, bergerak ke lokasi dimaksud dan berhasil mengamankan tersangka Ridho. 

Saat dilakukan interogasi bahwa tersangka Ridho melakukan aksi begalnya bersama dengan teman-teman lainnya, yakni Ilham dan Panus. 

Lalu personil Timsus Jatanras bergerak menuju rumah tersangka Ilham dan berhasil menangkapnya serta mengamankan barang bukti sepeda motor Mio M3 yang digunakan pelaku pada saat melakukan kejahatan. 

"Pada saat melakukan pengembangan untuk mencari tersangka Panus (DPO), tersangka Ridho melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri, dengan sigap personel Timsus melakukan tembakan peringatan akan tetapi tersangka Ridho tetap lari dan personel melakukan tindak tegas dan terukur mengenai kaki pelaku," tegas Kompol Firdaus. 

Kemudian, personel Timsus Jatanras membawa Ridho ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan pengobatan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Satreskrim Polrestabes Medan, guna penyidikan lebih lanjut.

Kepada polisi, Ridho mengakui perbuatannya dan mendapat bagian dari penjualan handphone korban sebesar Rp350 ribu.

Sedangkan tersangka Ilham mengakui perbuatannya dan mendapat bagian dari penjualan handphone korban sebesar Rp330 ribu, serta merupakan residivis kasus narkoba Tahun 2019.

"Akibat dari perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHPidana tentang perampokan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkas Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr M Firdaus SIK MH. (Wilan/red)

No comments:

Post a Comment

Berita Terkini